Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Asa Itu Masih Ada

Editor Content • Jumat, 25 Maret 2022 | 16:30 WIB
PENENTU: Selebrasi pemain Dave Mustaine usai membobol gawang Persela Lamongan lewat titik penalti, sekaligus menjadi gol penentu kemenangan PSS Sleman 3-2 atas Persela. (DOK PSS SLEMAN)
PENENTU: Selebrasi pemain Dave Mustaine usai membobol gawang Persela Lamongan lewat titik penalti, sekaligus menjadi gol penentu kemenangan PSS Sleman 3-2 atas Persela. (DOK PSS SLEMAN)
RADAR JOGJA - Peluang PSS Sleman untuk bertahan di Liga 1 musim depan kian terbuka. Itu menyusul kemenangan atas Persela Lamongan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, kemarin sore (24/3). Pada matchday ke-33 itu, Super Elang Jawa berhasil menang dengan skor tipis 3-2.

Kendati berhasil mengamankan tiga angka, posisi PSS belum bisa dikatakan aman. Mereka masih butuh satu poin lagi untuk memastikan diri bertahan di Liga 1 musim depan. Sebab, kemarin dua rival mereka yaitu Barito Putera dan Persipura Jayapura juga berhasil memetik kemenangan.

Tambahan tiga poin membuat PSS naik ke peringkat 13 klasemen sementara dengan koleksi 36 angka. Sedangkan Barito Putera berada satu tangga di bawah Super Elja dengan torehan 35 angka. Sementara Persipura yang mengemas 33 poin bertengger di peringkat ke-16 atau zona merah.

Hasil positif kemarin disyukuri Pelatih PSS I Putu Gede (IPG). Dia mengapresiasi anak asuhnya yang berjuang habis-habisan di lapangan. Terlebih, kata IPG, para pemain harus bermain dengan beban yang sangat berat.

“Psikologis dan mental yang berbicara, karena ekspektasi dan tekanan di klasemen. Tapi pemain bisa melewati. Sejujurnya laga ini paling enggak saya sukai, karena situasi berat banget buat kami,” ujar IPG usai laga.

Meski menang, pelatih 48 tahun itu berujar bahwa permainan anak asuhnya masih jauh dari ekspektasi. Dia melihat masih banyak kesalahan mendasar yang dilakukan Bagus Nirwanto cs. Seperti saat defense dan attacking hingga transisi.

“Tapi yang saya senang pemain ada keinginan untuk menang. Mereka mau bertarung dan enggak kenal lelah, meski ada tekanan psikis, mental dan situasi. Itu yang saya apresiasi,” katanya.

Yang pasti, IPG ingin timnya tidak terlalu larut dalam euforia kemenangan. Sebab, masih ada satu laga lagi yang tak kalah pentingnya. Yakni menghadapi Persija Jakarta pada pekan terakhir BRI Liga 1 2021/2022. “Kami akan perbaiki kesalahan hari ini. Waktu lumayan untuk persiapan sekitar empat kali latihan. Saya yakin pemain bisa menunjukkan yang lebih baik lagi,” tandasnya.

Gelandang Kim Jeffrey Kurniawan membenarkan IPG. Kim menyebut kemenangan kemarin tidak lepas dari kerja keras seluruh pemain. Tambahan tiga poin, kata Kim, membikin semangat dan motivasi Super Elja kembali muncul jelang laga pekan terakhir Liga 1.

“Tiga poin sangat penting buat PSS hindari degradasi, tapi untuk sekarang kami harus langsung fokus di laga terakhir lawan Persija. Semoga kami bisa bertahan di Liga 1 dengan hasil yang bagus,” ucapnya.

Duel kemarin menyajikan pertandingan yang seru dan menarik. Kedua tim saling kejar-kejaran gol untuk mengamankan tiga poin. Super Elja yang membutuhkan kemenangan agar terhindar dari degradasi mendapat perlawanan sengit dari Persela. Super Elja bahkan sempat tertinggal dua kali.

Gol pembuka dicetak oleh Gian Zola pada menit ke-28. Tiga menit berselang PSS berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Super Elja mendapat penalti setelah Ramdani Lestaluhu dilanggar oleh Nerius Alom di kotak terlarang. Kim Kurniawan yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya.

Jelang turun minum, PSS berbalik unggul. Kali ini melalui sundulan pemain asing mereka Mario Maslac. Babak pertama pun berakhir untuk keunggulan Laskar Sembada.

Memasuki babak kedua, Laskar Joko Tingkir -julukan Persela- sukses menyamakan skor via tandukan Jose Wilkson pada menit ke-54. Persela yang tampil tanpa beban memang sangat merepotkan PSS di sepanjang laga. Beruntung, Super Elja terhindar dari kekalahan.

Gol kemenangan PSS akhirnya tercipta pada menit ke-62. Papan skor kembali berubah usai Dave Mustaine membobol gawang Persela lewat titik penalti. Tidak ada gol tambahan hingga peluit akhir dibunyikan. Skor 3-2 bertahan untuk kemenangan PSS. (ard/laz) Editor : Editor Content
#PSS Sleman #persela lamongan #Liga 1