JOGJA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY melakukan penandatanganan MOU dengan Rumah Sakit Hermina Jogja. Proses penandatanganan dilakukan di Aula KONI DIY lantai 2, Jumat (13/3) sore.
Ketua Umum KONI DIY Paku Alam X menjelaskan, penandatanganan yang dilakukan bukan tanpa alasan. Sebab, menurutnya, kegiatan olahraga itu tidak lepas dari risiko cedera. Oleh karena itu kerja sama dengan RS Hermina ini sangat dibutuhkan.
"Kami menangani kecelakaan akibat kegiatan olahraga, tetapi juga pembinaan-pembinaan lain. Mungkin terkait juga dengan gizi, mungkin juga ada apa ya istilahnya psikolog juga dan lain sebagainya," ujarnya, Jumat (13/3).
Oleh karena itu, Paku Alam X menegaskan kolaborasi ini sangat dibutuhkan untuk pembinaan prestasi olahraga ke depan. Harapan kontingen DIY dapat meraih hasil terbaik. "Ayo kami bersama-sama meningkatkan prestasi. Itu saja, tentu dengan segala kelebihan dan kekurangannya," tegasnya.
Direktur RS Hermina Jogja Deltania Herwendanasari mengatakan, RS Hermina Jogja mempunyai pelayanan unggulan untuk sport klinik. Rumah sakit ini mempunyai dokter spesialis ortopedi, spesialis jantung, spesialis rehabilitasi medik dan tim.
Tim tidak hanya dokter, tetapi ada juga rehabilitasi medik, fisioterapi, ahli gizi, kemudian psikolog dan dokter untuk kesehatan jiwa. Sehingga dalam arti menyiapkan atlet ini tidak hanya back to daily activity, tetapi juga back to sport sampai back to tournament.
"Nah itu yang menjadi visi-misi kami. Kebetulan ketika kami berbincang dengan KONI, ternyata visi-misinya sama. Kami dari segi rumah sakit juga memperhatikan masalah kesehatan atlet tidak hanya dari fisiknya, tetapi juga dari mentalnya supaya mereka siap kembali bertanding," tuturnya.
Menurut Deltania, kerja sama ini diharapkan dapat tetap berkelanjutan dengan KONI DIY. Sebab, pihaknya ingin terus mendukung prestasi olahraga yang baik. "Jadi harapannya lebih menyiapkan atlet untuk mendukung KONI DIY mencapai emas yang lebih baik," tandasnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun