Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pngalaman Pemain Asing PSS Sleman Frédéric Injaï Menjalani Puasa Ramadan di Jogjakarta; Merasa Nyaman, Fokus Ibadah Tingkatkan Iman

Adib Lazwar Irkhami • Sabtu, 28 Februari 2026 | 17:17 WIB

 

Gelandang asing PSS Sleman Frédéric Injaï  merasakan kenyamanan selama tinggal di Jogjakarta karena masyarakatnya ramah. Ia pun menikmati suasana Ramadan tahun pertama di Indonesia ini.
Gelandang asing PSS Sleman Frédéric Injaï merasakan kenyamanan selama tinggal di Jogjakarta karena masyarakatnya ramah. Ia pun menikmati suasana Ramadan tahun pertama di Indonesia ini.

SLEMAN - Gelandang asing andalan PSS Sleman Frédéric Injaï punya cara sendiri untuk menikmati bulan Ramadan di Jogjakarta. Pemain asal Prancis ini mengaku hanya ingin terus beribadah untuk meningkatkan keimanannya selama bulan suci ini berlangsung.

 

Bagi Injaï, Ramadan di Jogjakarta tahun ini sungguh memberikan warna tersendiri. Meski jauh dari hingar bingar Paris atau kenyamanan kampung halamannya di Eropa, gelandang bertumbuh jangkung ini mengaku telah menemukan rumah kedua di lereng Merapi.


"Ini adalah Ramadan pertama saya di Indonesia, tapi saya tahu semua akan baik-baik saja. Orang-orang di sini sangat ramah dan saya merasa sudah seperti di rumah sendiri," katanya kepada Radar Jogja, Minggu (22/2).


Menurutnya, suasana Ramadan di Jogjakarta sangat berbeda dengan tanah kelahirannya. Tapi, hal itu malah membuat Injaï merasa bahagia.


Di Prancis, sebagai minoritas maka suasana Ramadan terasa lebih sunyi dan personal. Namun di Jogjakarta, Injaï mengaku sangat merasakan suasana yang menyenangkan di bulan yang penuh berkah ini.


"Yang saya sukai adalah mayoritas orang di sini menjalankan ibadah Ramadan. Jadi saya benar-benar merasakan suasana bulan yang penuh berkah ini," lontarnya.


Meski merasa bahagia, secara pribadi Injaï hanya ingin menghabiskan waktu sebanyak mungkin bersama keluarga di bulan Ramadhan tahun ini.


"Saya tidak melakukan hal yang muluk-muluk. Saya hanya mencoba agar bisa menikmati kebersamaan dengan mereka (keluarga)," tuturnya.


Menariknya, saat banyak orang antusias mencoba takjil atau berburu kuliner selama Ramadan, Injaï justru memilih jalan yang lebih sunyi. Sebab, baginya, Ramadan bukan soal memanjakan lidah setelah seharian menahan haus dan lapar.

Baca Juga: Tak Higienis, Telur Rebus Bernoda Kotoran Ayam hingga Telur Pecah Jadi Menu MBG Kering saat Ramadan


Pemain tengah bernomor punggung 93 ini mengaku hanya ingin fokus memperbaiki diri secara spiritual. Bagi Injaï, Ramadan di Jogjakarta bukan sekadar soal menahan lapar di bawah terik matahari saja. Melainkan momen untuk merekatkan kembali hubungan dengan Sang Pencipta.
"Saya punya prioritas seperti mencoba memperbaiki diri secara religius. Ya, fokus pada iman adalah prioritas saya," tegasnya.


Disinggung mengenai performa di lapangan saat Ramadan, Injaï mengaku puasa bukanlah menjadi penghalang dirinya untuk tetap tampil garang di atas lapangan hijau.
"Puasa tidak menghentikan saya untuk tetap bermain. Klub juga sangat suportif dan telah menyiapkan segala sesuatunya untuk memudahkan para pemain yang menjalankan ibadah selama Radaman," tandasnya. (laz)

Editor : Herpri Kartun
#Frederic Injai #PSS Sleman #puasa #ramadan