Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sebanyak 630 Pelajar Mengikuti Kejuaraan Karate Tingkat DIY, Ajang Ini Digelar Offline di GOR Cangkring

Anom Bagaskoro • Senin, 9 Februari 2026 | 18:55 WIB
 
SERIUS: Pelajar bertanding dalam kejuaraan karate di GOR Cangkring.
SERIUS: Pelajar bertanding dalam kejuaraan karate di GOR Cangkring.
 
KULON PROGO - Ratusan pelajar di DIY mengikuti Kejuaraan Karate antar Pelajar se-DU, Minggu (8/2/2026).
 
Tak sekedar meraih prestasi, pelajar memanfaatkan kejuaraan untuk melatih diri dan mental.
 
Ketua Panitia Kejuaraan Suharyanto menjelaskan, kejuaraan bertajuk Satu Gerak, Satu Jiwa, Satu Kemenangan.
 
Baca Juga: Prediksi Tottenham Hotspur vs Newcastle United Premier League Rabu 11 Februari Kick Off 02.30 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?
 
Tema tersebut cocok dengan semangat kejuaraan yang sebelumnya hanya digelar secara virtual akibat pandemi. Kejuaraan ini, dilaksanakan secara offline di GOR Cangkring.
 
"Tahun ini offline, dan antusiasnya membeludak," ucap Suharyanto, Minggu (8/2/2026).
 
Suharyanto mengungkapkan, antusias peserta filuar prediksinya. Lantaran, sejak awal panitia menargetkan peserta sejumlah 350 atlet pelajar.
 
Baca Juga: Penggunaan Bahasa Jawa yang Keliru, Ini Kosakata yang Sering Tertukar
 
Namun, menjelang penutupan pendaftaran justru muncul banyak pendaftar. Total peserta mencapai 630 pelajar, terdiri dari 364 putri dan 266 putra. Peserta terbagi dalam kategori umur, pertandingan, dan tingkatan sabuk.
 
Kejuaraan tingkat pelajar ini, sebenarnya difokuskan tak hanya memperoleh medali. Justru kejuaraan menjadi ajang, mematangkan potensi atlet.
 
Lantaran, latihan biasa hanya mengenalkan teknik. Sedangkan pertandingan nyata, memberikan pengalaman dan mental.
 
Baca Juga: February Sweet Deals’ Hadir Bagi Pecinta Sepeda Motor Honda
 
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan.
 
Kejuaraan tingkat pelajar mayoritas diisi anak dengan jenjang SD hingga SMP. Baginya, anak yang telah mau menginjakkan diri ke matras pertandingan layak diacungi jempol.
 
"Setiap anak yang berani melangkah ke dalam matras sudah menjadi juara," ungkapnya.
 
Baca Juga: Mengenal Hari Pers Nasional 2026: Jejak Sejarah, Makna, dan, Momentum Kebebasan Bersuara
 
Agung mengungkapkan, kejuaraan menjadi ajang untuk anak-anak mengembangkan diri. Melalui kejuaraan, pemkab dapat melihat potensi anak Bumi Binangun.
 
Sehingga, terjaring bibit unggul yang selanjutnya digembleng dalam pelatihan intensif. Strategi ini, juga digunakan untuk investasi atlet pada Porda ataupun Popda. (gas)
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Tingkat DIY #GOR Cangkring #kejuaraan karate #pelajar