JOGJA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY menggelar Workshop Bidang Kerjasama dan Hukum di 101 Urban Heritage, Jogja Sabtu (13/12). Workshop ini menjadi bagian penting untuk mengatasi masalah yang selama ini kerap dialami cabang olahraga (cabor) maupun badang fungsional anggota KONI DIY.
Workshop ini menghadirkan bebeberapa narasumber di antaranya Bambang Wisnu Handoyo selaku Bendahara KONI DIY, M Anggraini Andriani (Wakil Ketua III KONI DIY), Achiel Suyanto (Pembinaan Hukum KONI DIY), Kadarmanta Baskara Aji (Kabid Pembinaan Organisasi) dan Taufiq Hidayah dari UGM.
Pria yang akrab disapa Joko Tirtono ini juga mengatakan, jika organisasi olahraga yang sehat itu bukan yang tidak pernah berbeda pendapat. Tapi memiliki aturan jelas dan dijalankan bersama.
"Intinya, organisasi solid itu bukan karena orangnya sama semua, tapi karena sistemnya jalan," tegasnya.
Selain membahas masalah yang kerap dialami cabor, dalam workshop ini juga membahas soal perlindungan hukum terhadap atlet. Sebab, KONI DIY tidak ingin, atlet sendirian saat menghadapi persoalan hukum atau kontrak. Mengingat prestasi atlet harus diikuti dengan perlindungan hukum, kepastian hak, dan sistem yang bijaksana serta adil.
Maka dari itu, Joko Tirtono berharap supaya workshop ini dapat menjadi bekal bagi seluruh anggota KONI DIY untuk mewujudkan organisasi olahraga yang profesional, mandiri, tertib dan berprestasi.
"Karena atlet hebat lahir dari organisasi yang profesional dan bertanggung jawab," tegasnya. (ayu)
Editor : Sevtia Eka Novarita