JOGJA - Manajemen PSIM Jogja bersama panitia pelaksana (panpel) terus mempercepat proses penambahan dan peningkatan intensitas lux lampu di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul.
Upaya ini dilakukan agar PSIM bisa segera menggelar pertandingan kandang pada malam hari.
Pada laga terakhir kontra Bhayangkara FC, Sabtu (22/11) lalu, peningkatan pencahayaan sudah mulai terlihat. Secara visual, kondisi lapangan tampak lebih terang dibanding sebelumnya.
Dari Panpel sendiri melakukan estimasi pemasangan dan penambahan lampu ini akan rampung bulan Desember.
Serta diproyeksikan bisa digunakan untuk main malam hari perdana pada 30 Desember mendatang saat PSIM menghadapi PSBS Biak.
Situasi ini mendapat respons positif dari penyerang asing PSIM Jogja asal Slovenia, Nermin Haljeta. Menurutnya, bermain di malam hari memberikan kenyamanan lebih bagi para pemain.
"Saya pikir itu bagus dan menyenangkan. Jika manajemen bisa segera merealisasikan hal tersebut, tentu sesuatu yang menyenangkan," ungkap Haljeta Selasa (25/11).
Ia menilai atmosfer pertandingan malam hari akan memberikan pengalaman berbeda, baik bagi pemain maupun suporter.
"Bermain di malam hari lebih mudah dan nyaman, karena udara dan cuacanya lebih bersahabat untuk tubuh," ujarnya.
Selain itu, Haljeta juga berharap dengan adanya peningkatan fasilitas pencahayaan, juga dapat mendorong semakin banyak suporter hadir langsung ke stadion.
"Saya berharap ketika bermain malam hari, para pendukung yang datang ke stadion juga makin bertambah banyak," tambahnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun