Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menuju Klub yang Lebih Mandiri, PSIM Jogja Kejar Training Ground Permanen

FA
Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno. (Dokumen PSIM Jogja)
Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno. (Dokumen PSIM Jogja)

Advertisement

 

JOGJA - Setelah sukses bertahan pada musim perdananya di kompetisi BRI Super League 2025/2026, PSIM Jogja mulai mempersiapkan fondasi jangka panjang menghadapi musim 2026/2027. Selain mempertahankan Pelatih Jean Paul van Gastel, manajemen juga mulai memprioritaskan pembangunan fasilitas latihan permanen atau training ground sebagai bagian dari penguatan klub.


Direktur Utama PSIM Yuliana Tasno mengungkapkan, kebutuhan memiliki training ground sendiri menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar yang tengah dikejar manajemen. Selama ini Laskar Mataram masih mengandalkan lapangan sewaan untuk menjalani aktivitas latihan.


Liana mengatakan, pihaknya telah memetakan sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi training ground. Ia optimistis target tersebut dapat direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan. "Realistis harusnya, insya Allah lah. Kalau tiga tahun ke depan bisa lah, saya percaya," ujarnya, Selasa (7/7).


Meski demikian, ia memilih tidak mengungkapkan lebih jauh lokasi yang tengah dijajaki. Menurutnya, proses tersebut masih berjalan dan baru akan diumumkan apabila benar-benar sudah mencapai kesepakatan.

Advertisement


"Sudah mapping, cuma ya intinya jodoh apa enggak sih. Kita lagi coba kerjakan. Sementara ya kita masih sediakan dengan menyewa," katanya.


Di sisi lain, Liana mengakui pembangunan infrastruktur sepak bola tidak bisa dilepaskan dari dukungan pemerintah. Menurutnya, pemerintah daerah sebenarnya memiliki keinginan membantu perkembangan PSIM, tetapi masih dihadapkan pada berbagai regulasi yang membuat prosesnya tidak sederhana.


Meski begitu, ia merasakan adanya komitmen dari Pemkot Jogja maupun Pemprov DIJ untuk mendukung perkembangan PSIM. Bahkan komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan dinilainya semakin baik dibanding beberapa tahun sebelumnya.
"Saya rasa stakeholder ini squad yang asik banget sekarang. Enak diajak ngobrol, enak buat curhat, dan mereka mau membantu banget," jelasnya.


Liana menegaskan, meski berharap adanya dukungan pemerintah, PSIM tidak ingin bergantung sepenuhnya kepada bantuan pihak lain. Menurutnya, klub tetap harus membangun kemandirian agar proses pengembangan bisa terus berjalan.


"Klub itu enggak bisa mengharapkan 100 persen bergantung pada bantuan seseorang. Jadi memang harus secara mandiri. Kalau jalannya mentok di sini, ya kita cari jalan yang lain," tegasnya. (iza/laz)

Advertisement
Editor : Sevtia Eka Novarita
Sumber : Radar Jogja
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Belum Resmikan Satupun Pemain, Van Gastel Masih Tutup Rapat Daftar Buruan PSIM untuk Musim Depan

Belum Resmikan Satupun Pemain, Van Gastel Masih Tutup Rapat Daftar Buruan PSIM untuk Musim Depan

Beberapa klub di BRI Super League saat ini sudah mulai melakukan pengumuman resmi perihal pemain-pemain baru yang direkrut untuk menghadapi Super League 2026/2027. Namun demikian, situasi berbeda terjadi di PSIM

Tak Gentar Bersaing di Lini Serang Hadapi Musim Baru, Andy Irfan Pasang Target Lebih Tinggi di PSIM Jogja

Tak Gentar Bersaing di Lini Serang Hadapi Musim Baru, Andy Irfan Pasang Target Lebih Tinggi di PSIM Jogja

Winger PSIM Jogja Andy Irfan menatap kompetisi BRI Super League 2026/2027 dengan optimisme tinggi. Memasuki masa transisi, kompetisi sebelum liga bergulir pada September mendatang

Fokus Jaga Kondisi, Yusaku Yamadera Siap Kembali ke Indonesia Perkuat PSIM Jogja Pertengahan Juli

Fokus Jaga Kondisi, Yusaku Yamadera Siap Kembali ke Indonesia Perkuat PSIM Jogja Pertengahan Juli

Kompetisi BRI Super League memasuki masa jeda sebelum musim 2026/2027 bergulir September mendatang. Memanfaatkan libur kompetisi yang berlangsung sekitar tiga bulan, banyak pemain memilih pulang ke kampung halaman

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer