Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Biasa Jadi Bek, Jamul Malah Jadi Striker saat PSS Sleman Hadapi Persiku Kudus

AR
Bek PSS Sleman Jajang Mulyana.
Bek PSS Sleman Jajang Mulyana.

SLEMAN - Pemandangan tak biasa tersaji di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) saat PSS Sleman menjamu Persiku Kudus, Senin (17/11) malam lalu. Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan manis 2-1 untuk tuan rumah, sorotan utama bukan hanya pada skor akhir, melainkan pada kejutan taktis di lini depan.


Advertisement


Jajang Mulyana, pemain senior yang selama ini dikenal sebagai tembok kokoh di posisi stopper atau bek tengah yang berduet dengan Cleberson Souza, tiba-tiba beralih peran. Dalam laga itu Jamul, sapaan akrabnya, dipasang sebagai target man di lini serang dan berduet dengan Irvan Mofu untuk menggempur pertahanan mantan timnya.


Keputusan menempatkan Jamul di posisi ujung tombak itu tentu saja banyak mengundang tanda tanya besar bagi publik pecinta Super Elja. Namun, Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menegaskan pergeseran posisi yang dilakukan tim pelatih bukanlah keputusan impulsif atau dadakan di tengah laga.


Menurut pelatih yang akrab disapa Uwak itu, tim pelatih telah merancang skenario tersebut sejak sesi latihan. Hal ini terpaksa dilakukan menyusul krisis penyerang yang tengah melanda skuad PSS di laga melawan Persiku Kudus lalu itu.

Advertisement


Maka akhirnya Jamul yang biasanya dipasang sebagai bek saat itu dimasukkan pada menit ke-88 untuk menggantikan Terens Puhiri dan diproyeksikan untuk membantu lini depan PSS Sleman.
"Ini bukan ujuk-ujuk (tiba-tiba). Jadi ketika latihan juga kami sudah prepare karena kami kekurangan striker," jelasnya, kemarin (18/11).


Perjudian taktis yang dilakukan oleh tim pelatih PSS itu memang terbukti efektif. Kehadiran pemain bernomor punggung 73 di lini depan memberikan dimensi berbeda pada serangan PSS.


Postur Jamul yang tinggi besar dimanfaatkan untuk memenangkan duel udara dan memantulkan bola bagi rekannya, Irvan Mofu. Maka dari itu, Uwak pun juga tak segan memberikan pujian atas profesionalisme dan kemampuan adaptasi dari Jamul. Sebab, menurutnya, dalam laga melawan Persiku itu Jamul berhasil menjalankan instruksi dengan sangat baik.

Advertisement


"Makanya dia kami tampilkan di sana dan dia menjawab kepercayaan ini dengan luar biasa," tegasnya. (ayu/laz)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Hadapi Bhayangkara FC di MagIS, Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra Butuh Pemain Yang Mau Berjuang

Hadapi Bhayangkara FC di MagIS, Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra Butuh Pemain Yang Mau Berjuang

Hadapi Bhayangkara FC di MagIS, Pelatih PSS Sleman Butuh Pemain Yang Mau Berjuang

Winger Asing PSS Sleman Hiromu Tanaka Sudah Punya Firasat Bisa Cetak Gol ke Gawang PSM Makassar

Winger Asing PSS Sleman Hiromu Tanaka Sudah Punya Firasat Bisa Cetak Gol ke Gawang PSM Makassar

Winger asing PSS Sleman Hiromu Tanaka akhirnya menunjukkan tajinya. Pemain asal Jepang ini sukses pecah telur dengan memborong dua gol sekaligus dalam kemenangan telak Super Elja 3-0 atas PSM Makassar

PSS Raih Kemenangan Perdana dengan Cukur Telak PSM Makassar 3-0, Kehadiran Suporter Sangat Berarti

PSS Raih Kemenangan Perdana dengan Cukur Telak PSM Makassar 3-0, Kehadiran Suporter Sangat Berarti

Dahaga kemenangan PSS Sleman akhirnya terhapuskan. Setelah menelan pil pahit berupa tiga kekalahan beruntun pada awal kompetisi Super League musim 2026/2027,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer