RADAR JOGJA – PSS Sleman akan bertamu ke Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, mala m ini (5/8). Menghadapi Arema FC di pekan ketiga Liga 1 2022/2023, Super Elang Jawa mengusung target meraih poin.

Bermain di kandang Singo Edan- julukan Arema FC, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara meminta para pemainnya untuk bermain lepas, enjoy, tanpa beban. Dengan dua pertandingan awal yang tidak maksimal, dia berharap itu bisa menjadi motivasi bagi anak asuhnya di pertandingan ketiga ini. “Beban pasti ada, tapi bagaimana caranya pemain bisa melupakan pertandingan-pertandingan sebelumnya dan menjadikan itu sebagai motivasi,” ujarnya dalam sesi jumpa pers, kemarin (4/8).

Seto juga menyoroti beberapa kelebihan Arema yang kini diasuh pelatih asal Portugal Eduardo Almeida. Salah satunya adalah set piece. Di berharap Dave Mustaine dkk tidak terjadi banyak melakukan pelanggaran. Tapi apapun itu, yang terjadi di lapangan sering berbeda. Pemain berusaha menjalankan instruksi pelatih, namun ketika di lapangan mereka lupa. “Mudah-mudahan pemain tidak lupa dengan apa yang saya instruksikan,” ujar juru taktik 48 tahun itu.

Ia juga menyebut bahwa Arema memiliki faktor luck yang cukup besar. Seperti di laga melawan PSIS Semarang. Kala itu, Johan Alfaizi dkk mencetak gol di kemenangan di menit 90+5. “Saya harus belajar dari mereka bagaimana mencari faktor luck-nya. Saya besok akan coba tanya ke mereka,” ucap Seto sembari berkelakar.

Seto mengakui bahwa kondisi timnya berbeda dengan Arema yang tidak banyak mengalami perubahan dari materi pemain dan menambal sejumlah posisi dengan pemain yang cukup mumpuni. Sementara PSS Sleman didominasi banyak pemain baru. Seto menganggap ini membutuhkan chemistry karena pemain asing selain Ze Valente baru sekitar 2-3 minggu bergabung. “Harapannya sampai lima pertandingan sudah fix. Jadi mungkin untuk pertandingan ketiga ini kami masih mencari-cari.Semoga ke depannya kami lebih siap di kompetisi ini,” tutur mantan pelatih PSIM Jogja itu.

Bek PSS Sleman Dedy Gusmawan menyatakan kesiapannya untuk menyambut laga ini. Para pemain sudah siap untuk menjalankan apa yang diinstruksikan pelatih. Dedy mengakui, Arema merupakan tim yang bagus dan patut diwaspadai. Ini adalah tantangan tersendiri baginya. Terlebih bermain di depan publik Malang yang dikenal sangat fanatik. Sebagai pemain, bertandang ke Stadion Kanjuruhan benar-benar menghadapi tantangan ini. Apalagi yang akan dihadapi adalah jawara Piala Presiden 2022. “Jadi motivasi pemain bisa berlipat-lipat. Mudah-mudahan pemain lain juga sama seperti saya,” tekad pemain asal Tanjung Morawa, Sumatra Utara itu.

Ribuan pendukung Super Elang Jawa dipastikan akan memberikan dukungan langsung ke Malang. Sama seperti di laga sebelumnya, ketika PSS bertanding ke Stadion Pakansari, Bogor kala menghadapi RANS Nusantara, pendukung setia PSS ini akan menambah motivasi para penggawa PSS untuk mencuri poin.(cr5/din)

Jogja Sport