RADAR JOGJA – Kepengurusan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) dan Perwosi kabupaten/kota se DIJ periode 2022-2026 resmi dilantik pada Selasa (21/6). Pengukuhan yang berlangsung di Bangsal Kepatihan dihadiri langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ Djoko Pekik Irianto dan disaksikan Gubernur DIJ Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Usai resmi dilantik, seluruh kepengurusan diminta untuk bisa ikut mendukung program KONI DIJ dalam meningkatkan olahraga prestasi. Hal itu diungkapkan gubernur. “KONI dan Perwosi agar bisa bekerjasama meningkatkan olahraga prestasi. Tapi juga jangan dilupakan untuk olahraga-olahraga bagi lansia dan ibu-ibu demi menjaga kebugaran dan kesehatan,” pesannya.

Selain ikut meningkatkan olahraga prestasi, Perwosi juga diharapkan dapat menjadi organisasi yang mendukung program dan kebijakan olahraga dari pemerintah. Baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. “Memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat akan menjadi peran penting yang diemban oleh pengurus Perwosi,” ujarnya.

Sultan HB X mengatakan, sebagai organisasi wanita olahraga Perwosi dapat mendorong perempuan, khususnya ibu-ibu untuk semakin sadar akan kesehatan dan kebugaran. Melalui peran ibu-ibu yang cinta olahraga serta ibu sebagai orang paling dekat dengan anak, tentunya akan bisa ikut memantik minat olahraga kepada buah hatinya. Lantas, diarahkan menjadi atlet berprestasi.

Djoko Pekik menuturkan, pihaknya melantik kepengurusan Perwosi DIJ setelah mendapat mandat dari ketum Perwosi Pusat. Djoko menyebut, peran wanita sangat penting dalam menggerakkan olahraga. Ini pula yang menjadi tugas Perwosi DIJ dan Perwosi kabupaten/kota.

Selain itu, dalam pembinaan atlet-atlet, peran wanita, khususnya ibu sangat besar untuk mengenalkan olahraga sekaligus menjadikan lifestyle bagi anak-anak. “Salah satunya adalah mengenalkan beberapa cabor yang masuk dalam ibu-nya olahraga yakni, atletik senam dan renang. Cabor ini menjadi pondasi olahraga dan peran ibu penting untuk mengenalkannya,” ucap Djoko Pekik.

Ketum Perwosi DIJ GKR Hemas menyatakan, dengan mengedepankan visi membentuk wanita Indonesia yang sehat bugar, maka akan tercipta keluarga sejahtera dan cinta olahraga. Perwosi diharapkan pula ikut berperan dalam mencegah stunting. “Salah satunya melalui senam bagi ibu hamil, mengedukasi remaja, atlet muda agar siap menjadi ibu muda,” terangnya. (ard/din)

Jogja Sport