RADAR JOGJA – Atlet-atlet Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) terus mengukir prestasi gemilang di ajang SEA Games Hanoi Vietnam 2021. Setelah cabor panahan, kini giliran atlet bola voli pasir DIJ yang sukses menyumbangkan medali emas dan perak bagi kontingen Indonesia. Mereka adalah Ade Chandra Rachmawan, Gilang Ramadhan, dan Sari Hartati.

Sekeping medali emas dipersembahkan Ade Chandra dan Gilang Ramadhan di nomor beregu putra. Bertanding di Pantai Tuan Chau, Quang Ninh, Vietnam, Jumat siang (20/5) mereka tampil gemilang kala menghadapi wakil Thailand.

Di partai final, Ade Chandra berpasangan dengan Mohammad Ashfiya berhasil menang 21-13 dan 21-18 dari Surin Jongklang/Nakprakong Banlue. Sementara pasangan kedua Gilang Ramadhan/Rendy Licardo menang dua set langsung 21-17 dan 21-15 dari Pithak Tipjan/Poravid Taovato.

Sementara itu, tim putri harus puas dengan medali perak usai takluk dari Thailand di partai puncak. Tim voli pasir beregu putri Indonesia yang diwakili Putu Dini Jasita Utami/Dhita Juliana dan Nur Atika Sari/Sari Hartati total meraup 216 poin.

Pada babak final, Putu/Dhita dikalahkan Worapeerachayakorn K./Taraadee N dengan skor 0-2 (18-21, 18-21). Sedangkan Nur Atika/Sari Hartati takluk dari Varapatsorn Radarong/Tanaratta Udomchavee 0-2 (8-21, 16-21).

Dihubungi usai pertandingan, Gilang Ramadhan mengaku sangat bersyukur dan bangga atas capaian timnya. Medali emas secara khusus ia persembahkan bagi rakyat Indonesia, khususnya para pecinta bola voli di Tanah Air. “Yang jelas saya plong dan lega. Terima kasih atas support dan doanya,” ujarnya kemarin.

Gilang mengakui, capaian di SEA Games kali ini diraih dengan bersusah-payah. Sejak babak kualifikasi timnya harus berhadapan dengan lawan yang tangguh. “Di kualifikasi kami satu pool sama Thailand, dan kebetulan saya kalah 1-2. Chandra menang dan akhirnya kami melangkah dengan golden match,” terangnya.

“Kami menang lagi di golden match 2-0 lawan Thailand. Sampai akhirnya jadi juara grup,” tambah dia.

Lantas, di semifinal tim beregu putra Indonesia bertemu dengan tuan rumah. Gilang menyebut laga berjalan sengit lantaran Vietnam didukung oleh banyak suporter. Beruntung, Indonesia bisa menang 2-1. “Mereka didukung sama suporternya karena tuan rumah dan partnerku juga sedikit grogi karena dia baru pertama kali ikut SEA Games,” bebernya. (ard/din)

Jogja Sport