RADAR JOGJA – Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) berencana menggelar kejuaraan open water swimming (OWS). Ajang berskala nasional itu dijadwalkan berlangsung pada 25-26 Juni 2022 di Waduk Sermo, Kulonprogo.

OWS sendiri merupakan salah satu nomor renang perairan terbuka yang biasanya digelar di laut. Selain OWS, Pengda PRSI DIJ juga mengadakan official clinic atau pelatihan untuk wasit/juri. Pelatihan ini akan diberikan sebelum kejurnas. Lantas, setelah mendapat pelatihan, mereka langsung diterjunkan menjadi juri di OWS.

Komite Teknis OWS Pengda PRSI DIJ Prijoto menjelaskan, OWS bertujuan sebagai kaderisasi atlet renang di Kota Gudeg. Terlebih, DIJ memiliki prestasi cukup bagus di nomor tersebut lewat perenang Valeria Paulini Yuwono.

Ya, di ajang PON XX Papua 2021, Paulin berhasil mempersembahkan medali perunggu di nomor 5 KM. Karena itu, Prijoto berharap OWS menjadi wadah untuk memunculkan atlet berbakat lainnya. “Harus diakui kalau bersaing di renang lintasan memang tidak mudah karena kompetitor yang berat. Jadi, kami mencari peluang di OWS, loncat indah, dan renang indah atau sinkronisasi,” ujar pria yang juga ketua panitia pelaksana kejuaraan tersebut.

Lebih lanjut, Prijoto mengatakan, awalnya pihaknya berencana menggelar OWS di laut pantai selatan. Hanya, lokasi tersebut batal dipilih dengan alasan keamanan. Ombak besar pantai selatan menjadi penyebabnya.

“Kami sudah melakukan survei di Wonosari karena ada danau yang bisa digunakan untuk OWS. Tapi danau itu tidak representatif. Begitu pula di pantai selatan yang terlalu berisiko, jadi kami memilih Waduk Sermo yang memang cukup ideal untuk venue,” katanya.

Prijoto menuturkan, semula Pengda PRSI DIJ berencana menyelenggarakan OWS untuk Pekan Olahraga Daerah (Porda). Namun, seiring berjalannya waktu skala kejuaraan ditingkatkan menjadi nasional. Sehingga nantinya bisa diikuti atlet dari berbagai daerah. Dia pun berharap OWS dapat diikuti sekitar 300-an peserta.

“Kami tengah mengupayakan kejuaraan ini menjadi Festival Aquatik Indonesia (FAI). Bila tidak, ya semoga bisa tembus 300 peserta,” ucapnya. “Pengda PRSI juga berharap event ini bisa menjadi agenda tahunan OWS di Jogjakarta,” tambah Prijoto.

Apabila menjadi agenda tahunan, kejuaraan tersebut diharapkan bisa berkembang menjadi event sport tourism untuk memancing wisatawan ke Waduk Sermo. Apalagi, kawasan waduk tersebut memiliki potensi wisata dan terletak tidak jauh dari Yogyakarta International Airport (YIA). (ard/din)

Jogja Sport