RADAR JOGJA – Ramadan 1443 H ini menjadi momen spesial bagi sejumlah pesepak bola di Indonesia. Terasa istimewa karena mereka bisa sebulan full menjalani puasa bersama keluarga. Termasuk dua pemain PSS Sleman ini.

ANA R. DEWI, Sleman, Radar Jogja

BIASANYA setiap Ramadan para pemain harus menjalankan ibadah puasa di tengah kompetisi. Selain bertanding, mereka juga menjalani latihan rutin bersama tim. Namun, tahun ini berbeda karena kompetisi Liga 1 musim 2021/2022 telah rampung sebelum memasuki Ramadan.

Jeda kompetisi jadi berkah tersendiri bagi penggawa PSS. Irkham Zahrul Mila, misalnya. Winger 23 tahun itu bersyukur punya banyak waktu berkumpul bersama keluarga besarnya di Tegal, Jawa Tengah. “Tentu lebih senang karena bisa memulai puasa hari pertama dengan keluarga. Dan ini saya bisa sebulan full di rumah sampai lebaran mungkin,” ujar Mila saat dihubungi Jawa Pos Radar Jogja Jumat (8/4).

Pemain yang biasa disapa Mila itu berujar, bisa menjalani Ramadan di kampung halaman adalah momen langka. Karena sebagai pesepak bola, dia lebih banyak menghabiskan waktu bersama klub. “Ini jadi kesempatan gitu. Selama Ramadan Mila lebih sering ngabisin waktu bareng keluarga dan teman-teman,” katanya.

Selain berkumpul dengan keluarga, ternyata ada hal lain yang selalu dinantikan Mila saat Ramadan. Apa itu? “Saya suka bulan puasa karena suasananya beda, kalau sore bisa berburu takjil. Biasanya beli sagu mutiara kalau ngabuburit carinya pasti itu,” terangnya.

Sementara menu favorit Mila saat berbuka adalah sayur asem dan segala jenis ikan. Cukup simpel. Tapi yang bikin spesial, kata Mila, semua menu berbuka puasa selalu dimasak oleh sang ibu.

Meski berpuasa, pemain kelahiran 2 Mei 1998 itu tetap menjalankan kewajiban sebagai pemain profesional. Yakni berlatih rutin untuk menjaga kondisi. Ya, dia tetap latihan mandiri untuk jaga kebugaran tetap fit. “Biasanya latihan ringan gitu seperti speed-speed pendek dan ngegym,” beber Mila.

Hal senada diungkapkan bek Derry Rachman Noor. Derry mengaku sangat bahagia bisa berpuasa dengan keluarga. Apalagi kali ini para pemain mendapat jatah libur cukup lama.

“Di puasa sebelumnya mungkin ada berpuasa bersama keluarga tapi tidak dalam waktu seperti ini,” ucap Derry. “Intinya senang dari awal bisa puasa sampai akhir Insya Allah dibarengi bersama keluarga,” tambah dia.

Kebahagiaan pemain 27 tahun itu kian bertambah. Sebab, tahun ini untuk kali pertama dirinya menjalani Ramadan bersama sang Istri, Herlina Jani. “Tahun lalu saya masih sendiri, masih bujang. Sekarang sudah ditemani istri di bulan puasa tahun ini,” ungkap pemain asal Bontang, Kalimantan Timur itu. (din)

Jogja Sport