RADAR JOGJA – Peluang DNA Bima Perkasa Jogja (BPJ) lolos ke babak playoff Indonesian Basketball League (IBL) 2022 makin menipis. Itu menyusul kekalahan dari Tangerang Hawks di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, kemarin sore (18/3). Pada laga ini mereka menyerah dengan skor tipis 62-66.

Kendati gagal meraup poin penuh, pelatih DNA BPJ Kartika Siti Aminah mengapresiasi perjuangan para pemain. Pelatih yang biasa disapa Coach Ika itu memuji timnya yang tampil spartan disepanjang gim. Hanya, hasil memang tidak sesuai harapan. “Anak-anak bermain kolektif sejak awal kuarter,” katanya usai laga.

Pada laga seri ke-3 itu DNA BPJ tidak diperkuat empat pilar yakni, Isman Thoyib, Indra Muhammad, David Atkinson dan Jordan Jacks. Mereka absen dengan alasan berbeda. Indra Muhammad izin lantaran istrinya melahirkan. Sedangkan Isman Thoyib masih pemulihan kondisi fisik.

Adapun David Atkinson sudah terbang ke Amerika untuk menjalani operasi tangan. Sementara Jordan Jacks masih dalam tahap recovery cedera bahu. “Bench dan starter bergantian membopong tim yang main sejumlah pemain. Mereka sangat bekerja keras sehingga enggak fair kalau saya tidak angkat topi,” ujar Coach Ika.

Dalam gim kemarin Ikram Fadhil tampil gemilang. Rookie DNA BPJ itu mencetak 15 angka, 6 rebounds dan 3 assist selama 34 menit di atas lapangan. Restu Dwi menyusul dengan torehan 10 angka, 6 rebounds dan 3 assist. Sementara Samuel Devin menyumbang 10 poin.

Manajer DNA BPJ Fransisca Juniati mengabarkan, bahwa kemungkinan besok (20/3) Isman Thoyib dan Indra bakal kembali bergabung bersama tim. “Kalau kondisi Jordan masih harus dipindai lebih dulu apakah dia bisa gabung atau menyusul David Atkinson,” jelasnya. (ard/din)

Jogja Sport