RADAR JOGJA – DIJ didapuk menjadi tuan rumah dua turnamen tenis bertajuk Junio Junior 2022 dan Britama Open 2022. Ajang berskala nasional yang berlangsung sejak 13-27 Februari itu diikuti lebih dari 700 peserta dari 20 provinsi di tanah air. Terdiri dari 534 kategori junior dan 211 kategori umum.

Turnamen ini berlangsung di empat venue berbeda. Level junior dihelat di Lapangan Tenis RS DKT, Lapangan Tenis UNY dan Lapangan Tenis Sinduadi. Sedangkan level senior di Lapangan Tenis Kompleks Stadion Sultan Agung.

Kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi para atlet untuk unjuk kemampuan. Kedua turnamen tersebut merupakan agenda tahunan dari PP Pelti yang bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK. Adapun tujuan utama penyelenggaraan ajang ini yakni untuk menjaga keberlanjutan pola pembinaan atlet, khususnya di level junior.

”Turnamen tenis junior sudah dua tahun ini vakum karena Covid-19 dan ini adalah turnamen resmi nasional pertama di DIJ,” ujar Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) Pelti Rildo Ananda Anwar Kamis (17/2).

Adanya turnamen, lanjut Rildo, atlet bisa mengukur kemampuan hasil latihan mereka selama ini. Juga untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan sport tourism. ”DIJ jadi salah satu daerah yang sangat mendukung pengembangan sport tourism. Ini juga rekor karena tahun lalu kami gelar event yang Junio Junior di Tegal pesertanya 500. Di DIJ sekarang 534,” katanya.

Sementara untuk Britama Open 2022, Rildo menjelaskan bahwa ajang level senior itu ditujukan sebagai persiapan menuju event SEA Games dan Piala Davis. ”Ini jadi salah satu ajang persiapan,” paparnya.

Manager Pemasaran Bank BRI Kanca Cik Ditiro Jogjakarta I Bagus Margono Mukti mendukung penuh pelaksanaan turnamen ini. Menurutnya, ajang tersebut adalah komitmen Bank BRI mendukung dunia olahraga. Sekaligus sebagai bukti keikutsertaan pihaknya dalam menyemangati generasi muda menyalurkan bakat dan hobi ke arah yang positif.

”Turnamen ini menjadi wadah putra dan putri negeri ini untuk menunjukkan kemampuan bertanding,” bebernya. Dengan begitu, ke depanbdiharapkan para atlet bisa berprestasi tidak hanya di level nasional, tapi juga internasional. (ard)

Jogja Sport