RADAR JOGJA – Skuad DNA Bima Perkasa Jogja (BPJ) tampaknya makin nyaman dilatih pelatih anyar Kartika Siti Aminah. Satu-satunya pelatih perempuan di Indonesian Basketball League (IBL) 2022 itu dinilai mampu menciptakan suasana positif di tubuh tim. Hal tersebut diungkapkan pemain asing DNA BPJ Jordan Jacks.

Jordan mengaku senang dengan program dan pola latihan dari pelatih yang biasa disapa Ika itu. Apalagi, menurutnya, coach Ika banyak memberi tantangan bersaing secara terbuka. Baik saat latihan maupun dalam bertanding. “Saya menikmati bermain untuk coach Ika. Dia datang dengan pola pikir positif dan percaya pada semua pemain. Dia tidak pernah meragukan kami,” ujar Jordan.

Seperti diketahui, Kartika Siti Aminah ditunjuk sebagai pelatih DNA BPJ pada akhir Januari lalu. Dia menggantikan Dean Murray yang dipecat setelah tim kebanggaan Kanca Bima itu gagal memetik sekalipun kemenangan di seri 1 Jakarta.

Di tangan coach Ika, DNA BPJ akhirnya bisa meraih kemenangan perdana. Jordan berujar, kemenangan perdana sangat penting untuk menaikkan mental para pemain. “Coach Ika mendorong dan percaya pada pemain. Kepercayaan memang hal yang paling kami butuhkan selama ini. Dan, itu membuat kami bersatu,” tegas pebasket 27 tahun itu.

Yang pasti, pebasket asal Amerika itu yakin ke depan coach Ika bisa membawa DNA BPJ jauh lebih baik. Namun, penggawa DNA BPJ tampaknya harus bersabar sedikit lebih lama untuk kembali berjuang di pentas liga. Sebab, saat ini IBL menunda semua seri akibat lonjakan kasus Covid-19.

Sampai saat ini, kapan IBL akan dilanjutkan pun belum ada kejelasan. Hanya, jika kembali bergulir rencananya pertandingan akan digelar dengan sistem bubble atau gelembung seperti musim lalu. “Kami mendukung rencana dan keputusan IBL sepenuhnya. Kesehatan dan keselamatan harus diutamakan di saat kondisi seperti ini,” beber manajer tim Fransisca Juniati. (ard/bah)

Jogja Sport