RADAR JOGJA – PSS Sleman akan menghadapi Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022. Laga pekan ke-21 itu bakal berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Denpasar, Bali Sabtu sore (29/1).

Klub berjuluk Super Elang Jawa itu sebenarnya sedikit diuntungkan pada laga nanti. Sebab, lima pemain Green Force -julukan Persebaya- harus absen karena mendapat panggilan timnas Indonesia. Mereka adalah Rizky Ridho, Rahmat Irianto, Ricky Kambuaya, Marselino Ferdinand dan Ernando Ari.

Soal kondisi sang calon lawan, pelatih PSS I Putu Gede Swisantoso punya pandangan berbeda. Mantan pelatih Persekat Tegal itu menilai absennya beberapa pemain tidak lantas membuat Persebaya mudah ditaklukkan. Dia menegaskan, timnya tidak akan terpengaruh dan memilih tetap fokus.

“Menurut saya tidak ada keuntungan untuk kami. Persebaya tetap Persebaya, siapapun yang bermain sama saja. Kualitas pemain mereka tidak jauh berbeda,” ujar I Putu Gede.

Lebih lanjut, pelatih 48 tahun itu mencontohkan dalam dua pertandingan terakhir, Persebaya tetap tampil menggila. Meski saat itu sejumlah pemain pilar absen dipanggil timnas.

Yang pasti, lanjut I Putu Gede, Super Elja akan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Termasuk mengantisipasi gelandang asal Jepang Taisei Marukawa yang tampil gemilang dalam beberapa laga. “Taisei Marukawa bermain bagus bukan karena dirinya sendiri. Tapi karena Persebaya bermain bagus secara tim dan ia berada di tim yang mendukung kualitasnya,” katanya.

Lantas, apakah ada strategi khusus untuk meredam pemain 24 tahun itu? “Tidak ada strategi khusus untuknya. Kami hanya mempersiapkan strategi untuk menghadapi tim Persebaya secara keseluruhan,” tegas I Putu Gede.

Di sisi lain, I Putu Gede cukup bersemangat bertemu mantan timnya. Seperti diketahui, semasa aktif bermain sepak bola, pelatih kelahiran 1 Desember 1973 itu sempat membela Persebaya di awal karier medio 1994 hingga 1996. Lalu kembali berseragam Bajul Ijo pada 2008 sebelum akhirnya hijrah ke Persekabpas Pasuruan.

“Tapi ya perasaan saya melawan Persebaya sama seperti bertemu tim lain. Tidak ada hal yang istimewa. Mungkin karena sudah pernah bertemu saat saya melatih Perseru Serui pada 2018,” tandasnya.

Saat ini Bagus Nirwanto cs berada di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 25 angka. Sedangkan Persebaya nangkring di posisi empat dengan torehan 39 poin. (ard/bah)

Jogja Sport