RADAR JOGJA – PSIM Jogja kembali ditinggal pemainnya. Setelah bek Taufik Hidayat, kini giliran bek kiri Aditya Putra Dewa yang meninggalkan tim bermarkas di Stadion Mandala Krida tersebut. Pemain 31 tahun itu resmi berlabuh ke tim Liga 1 PSM Makassar hingga akhir musim BRI Liga 1 2021/2022.

Dewa membeberkan alasan utama menerima pinangan Juku Eja -julukan PSM. “Pertimbangan saya karena PSM adalah tim yang membesarkan saya di dunia sepak bola,” ujar mantan pemain PSS Sleman itu kepada Radar Jogja kemarin (5/1). Dewa berujar, membela PSM merupakan bentuk pengabdian kepada tim tanah kelahirannya.

Dewa diperkenalkan sebagai rekrutan anyar PSM pada Selasa (4/1) lalu. Keputusan itu diambil tidak lama setelah dirinya menyelesaikan tugasnya bersama PSIM di Liga 2 2021. Seperti diketahui, klub berjuluk Laskar Mataram tersebut gagal promosi ke Liga 1 usai di perebutan tempat ketiga ditaklukkan Dewa United dengan skor tipis 0-1.

Kendati demikian, Dewa menegaskan bahwa dirinya pergi untuk kembali. Artinya tidak menutup kemungkinan dia akan kembali ke Kota Jogja. Sebab, PSIM selalu menjadi prioritasnya. “Kalau ada jalan dan rejeki dari Allah, saya berharap bisa kembali ke Jogja. Saya dan manajemen PSIM sempat ada komunikasi dan komunikasi terus berjalan. Hubungan kami juga terus berlangsung,” ungkap bapak tiga anak tersebut.

Sementara itu, Manajemen PSIM tengah berupaya memperpanjang kontrak pemain musim lalu. Manajer PSIM Farabi Firdausy mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil laporan dari jajaran tim pelatih. Hal tersebut dilakukan sebagai bahan acuan untuk mengevaluasi secara menyeluruh kinerja pemain musim lalu.

“Manajemen sudah memikirkan dan bahkan menjalin komunikasi dengan beberapa pemain musim 2021, supaya tetap bersama kami di musim depan. Kami juga menunggu laporan dari tim pelatih untuk evaluasi musim lalu, termasuk soal pemain,” kata pria yang akrab disapa Abi tersebut.

Disinggung soal beberapa pemain yang memilih hengkang, Abi tidak terlalu mempermasalahkan. Malah, ia menilai dengan bergabungnya pemain ke tim Liga 1 bagus untuk menjaga kondisi fisik sembari menunggu kelanjutan kompetisi Liga 2 musim 2022. “Kami menghargai keputusan mereka. Kalau pembicaraan soal kontrak mereka musim depan juga akan dilakukan,” pungkasnya. (ard/bah)

Jogja Sport