RADAR JOGJA – It’s Final Party Time!!! Gelaran Honda DBL 2021 D.I Jogjakarta Series telah mencapai puncaknya. Empat tim berjuang habis-habisan untuk meraih gelar Champion Honda DBL 2021 D.I Jogjakarta Series. Antara tim cewek SMA Stella Duce 1 Jogja melawan SMAN 1 Bantul dan tim cowok SMA Bopkri 1 Jogja melawan SMAN 2 Jogja.

Stece julukan SMA Stella Duce 1 Jogja memang tak terbendung. Bermain dengan pola yang rapi, membuat tim asuhan Coach Andreas Agus Arjatmoko bisa menguasai pertandingan. Kunci utama dalam menghadapi pertandingan adalah komunikasi dan bertanggungjawab terhadap perannya masing-masing.

“Permainan anak-anak di Final Party luar biasa, komunikasinya bagus. Tahun depan jelas ikut, ini sudah siapkan regenerasi untuk menyambut DBL musim selanjutnya,,” jelas Coach Andreas ditemui usai pertandingan di GOR UNY, Jumat (3/12).

Berkat konsistensi ini, Stece berhak menyandang gelar Champion tim cewek Honda DBL 2021 D.I Jogjakarta Series. Stece mampu mengalahkan Filial julukan tim basket cewek SMAN 1 Bantul dengan skor telak 96-32. Prestasi ini sekaligus mengukuhkan gelar Champion Honda DBL Jogjakarta Series yang ke-8.

“Lega sekali, kemarin pas semi final sampai tidak bisa tidur. Anak-anak bisa bermain dengan enjoy dan bagus. Bisa mempertahankan gelar juara Honda DBL Jogja Series,” katanya.

Coach Filial Reiner Bayu Kusuma mengaku bangga pada anak didiknya. Gelar Runner Up Honda DBL 2021 D.I Jogjakarta Series tetaplah predikat yang sangat membanggakan. Ini karena perjuangan menuju babak Final Party tidaklah mudah.

“Ini mungkin keajaiban, kami enggak bisa jauh-jauh dari itu sih karena 90 persen tetap usaha manusia, tapi sisanya Tuhan tetap menentukan. Kami sudah persiapan sejak empat bulan sebelum DBL mulai dan ini hasilnya bisa masuk final,” ujarnya.

Semangat menggebu terlihat dari penggawa-penggawa tim basket cowok. Final Party tahun ini menjadi ajang pertemuan tim basket SMA Bopkri 1 Jogja atau Bosa melawan SMAN 2 Jogja atau Smada Jogja. Kedua tim terlihat bermain ekstra keras selama 4 kuarter pertandingan.

Coach Bosa Ichsan Gigih mengakui tim Smada Jogja memiliki keunggulan. Sejak kuarter pertama, Smada terus menunjukan permainan offense. Tak mau kalah, dia mengarahkan anak asuhnya untuk menerapkan strategi defense yang sangat rapat.

“Kami konsisten defense. Ketujuh kalinya menang menurut saya membuat anak-anak sudah punya mental juara dan mereka menunjukkan benar-benar ingin menang,” katanya ditemui usai pertandingan.

Pertandingan-pertandingan menjadi evaluasi bagi tim Bosa. Terutama dalam mengendalikan ego dan emosi selama bermain. Sehingga permainan menjadi lebih tertata dan tidak grusa-grusu.

Buah dari strategi ini, tim cowok Bosa mampu menjuarai Honda DBL 2021 D.I Jogjakarta Series. Pertandingan ini dimenangkan dengan skor akhir 39-21. Bosa berhak menyandang gelar Champion Honda DBL 2021 D.I Jogjakarta Series.

“Belajar dari permainan sebelumnya, anak-anak sudah bermain lebih sabar dan ini hadiahnya, gelar Champion Honda DBL,” ujarnya.

Para pemain Smada Jogja legawa menerima kekalahan ini. Permainan terbaik telah disuguhkan selama pertandingan berlangsung. Sportivitas juga dijunjung erat sejak kuarter pertama dimulai. Walau akhirnya harus mengakui keunggulan tim cowok Bosa.

Coach Smada Jogja Andhika Putra menilai permainan anak asuhnya telah maksimal. Satu catatan yang dia berikan adalah mental. Belum memiliki mental yang konsisten dan kuat membuat pola permainan tak berjalan mulus.

“Anak-anak sudah bermain maksimal di final tadi. Tapi kurangnya ada dimental mereka. Habis ini kita akan persiapan agar dapat gelar juara di DBL selanjutnya,” kata Coach Andhika Putra.

Para jawara tak hanya para pemain tim basket. Tim dance yang berlaga di UBS Dance Competition juga menampilkan koreo dance terbaiknya. Hasilnya juara satu diraih oleh tim dance SMA Stella Duce 1 Jogja, juara kedua SMA Bopkri 1 Jogja dan juara ketiga tim dance SMAN 8 Jogja. (co1/dwi)

Jogja Sport