RADAR JOGJA – Drawing grup Indonesian Basketball League (IBL) 2022 telah dilakukan pada Senin (22/11) lalu. Sebanyak 16 tim dibagi ke dalam dua grup, yakni Merah dan Putih. Masing-masing grup diisi oleh delapan tim.

Dari hasil undian, satu-satunya wakil Jogjakarta yakni DNA Bima Perkasa Jogja (BPJ) tergabung di Grup Merah. Mereka bakal bertarung melawan Satria Muda, West Bandits, Pacific Caesar, Satya Wacana Salatiga, Tangerang Hawks, Bumi Borneo, dan Indonesia Patriots.

Sementara Grup Putih dihuni oleh Dewa United Surabaya, Pelita Jaya, Prawira Bandung, Bali United, Hangtuah Jakarta, NSH Gold Mountain, RANS PIK Basketball, dan Evos Basketball Bogor.

Menanggapi hasil drawing, owner BPJ Edy Wibowo cukup optimistis timnya bisa langsung mencapai semifinal. Ia yakin anak-anak Jogja bisa memberikan kejutan di IBL musim depan. Namun, Edy juga menyadari bahwa langkah BPJ lolos ke fase grup tidak akan berjalan mudah. Apalagi, ada Satria Muda yang dinilai jadi pesaing terberat.

“Musim lalu kami memberi perlawanan ketat ke SM, sayang Adhit dan Ali Mustofa cedera di tengah gim jadi mengubah arah pertandingan. Tapi musim ini kami lebih siap fisik dan mental,” kata Edy.

Target juara memang dicanangkan manajemen BPJ untuk kompetisi 2022. Untuk merealisaikan target tersebut mereka mendatangkan pelatih anyar sarat pengalaman Dean Murray. Juga merekrut sejumlah amunisi baru. Antara lain Ikram Fadil, Valentinus Michael, serta dua legiun asing Troy Steward dan David Atkinson.

Meski saat ini Yanuar Dwi Priasmoro cs belum bisa berlatih langsung dengan sang pelatih baru, tapi mereka tetap latihan rutin dan melahap program yang diberikan Dean. Pagi dan sore termasuk penguatan otot di gim. ‚ÄúPelatih segera tatap muka dan latihan mereka akan jauh lebih keras dari musim lalu,” ujar Edy.

Nah, untuk mematangkan persiapan, BPJ diagendakan menggelar pertandingan uji coba di Jakarta pada pertengahan Desember mendatang. Lawannya masih dirahasiakan. “Momen uji coba itu untuk mematangkan tim. Rencananya dua pemain asing akan langsung bergabung di sana setelah karantina,” beber pria yang juga dokter spesialis mata itu.

Saat ini BPJ sudah diperkuat 13 pemain. Selain empat rekrutan anyar, klub kebanggaan Kanca Bima itu masih diperkuat sejumlah muka lama. Seperti Azzaryan Pradhitya, Ali Mustofa, David Simeon, Restu Dwi Purnomo, Febri Utomo, Indra Muhammad, Samuel Devin, Avin Kurniawan, Ferdian Ravanelli, dan Yanuar Dwi Priasmoro. (ard/din)

Jogja Sport