RADAR JOGJA – Laga berat akan dihadapi PSS Sleman dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022. Klub berjuluk Super Elang Jawa itu bakal menantang pemuncak klasemen sementara, Bhayangkara FC di laga pekan ke-13 itu. Bentrok kedua tim bakal tersaji di Stadion Manahan, Solo, petang ini (22/11).

Saat ini PSS masih tertahan di papan tengah klasemen sementara, berada di peringkat 11 dengan tabungan 15 angka. Memperbaiki posisi di tabel klasemen tentu jadi target tim besutan Dejan Antonic itu. Namun untuk mencuri poin dari calon lawan bukan perkara gampang. Hal itu disadari betul oleh Dejan. “Kita harus tetap fokus dan disiplin. Bhayangkara adalah tim yang punya materi cukup bagus,” ujarnya dalam konferensi pers kemarin siang (21/11).

Meski di laga sebelumnya Bhayangkara FC menderita kekalahan 2-1 atas Persita Tangerang, Dejan menegaskan hal tersebut tidak lantas membuat timnya santai. Sebab, dia menilai semua tim di Liga 1 dalam kondisi yang sama. Up dan down, lantaran kompetisi dihelat di masa pandemi Covid-19. “Tidak ada tim yang stabil. Saya juga nggak lihat result lawan karena tim bisa kalah dan menang. Yang penting kita tetap fokus ke sistem yang kita punya,” tandasnya.

Pelatih asal Serbia itu meminta semangat dan kekompakan seperti di pertandingan sebelumnya tetap terjaga. Sehingga target untuk mencuri poin dari sang pemuncak klasemen bisa terpenuhi.

Yang pasti, pihaknya berjanji bakal bekerja keras untuk bisa meraih tiga angka. Terlebih, Dejan melihat semangat pemain cukup berbeda jelang melawan tim berjuluk The Guardian itu. Pemain lebih antusias untuk bisa memenangi laga.

“Kami sekarang sedikit naik karena proses latihan dan persiapan anak-anak sudah lebih bagus. Saya lihat pemain siap lawan Bhayangkara,” katanya.

Selain itu, Dejan juga cukup menyoroti padatnya jadwal di series 3 Liga 1 2021. Bahkan, mantan pelatih Madura United itu menyebut, series kali ini cukup horor baginya. Sebab, semua tim diwajibkan bermain sebanyak delapan pertandingan dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan saja.

“Saya tidak surprise kalau kualitas kita tidak ada. Ini bikin banyak masalah untuk kondisi pemain, berat sekali pemain harus traveling dan bermain,” keluhnya.

Di laga nanti, Super Elja hanya minus dua pemain yang sebelumnya memang mengalami cedera panjang. Yaitu Ega Rizky dan Saddam Gaffar. Sedangkan bek asing Mario Maslac dipastikan come back. “Mario sudah gabung dan dia masuk line up. Selain Ega dan Saddam, yang lain oke. Persiapan kemarin bagus dan kami fokus recovery karena mepet tidak ada waktu khusus latihan,” ujarnya.

Sementara itu, penyerang PSS Arsyad Yusgiantoro mengaku siap memberikan yang terbaik. Mencuri tiga poin jadi target pemain asal Tulungagung, Jawa Timur, itu. “Semoga kami bisa memberikan hasil maksimal. Untuk suporter terus dukung dan doakan kami meraih tiga poin,” tekadnya. (ard/laz)

Jogja Sport