RADAR JOGJA – PSIM Jogja terus mempersiapkan diri jelang menghadapi dua laga sisa lanjutan babak penyisihan Grup C Liga 2 2021. Terdekat, mereka akan bersua PSG Pati di Stadion Manahan, Solo Rabu petang (24/11).

Sebagai persiapan, latihan rutin digelar di dua lokasi berbeda. Yakni Stadion Mandala Krida dan Lapangan Kenari, Kota Jogja. Pelatih PSIM Seto Nurdiyantara menyatakan, kondisi anak asuhnya terus menunjukkan progres yang baik. Recovery beberapa hari pasca melawan Persis Solo (15/11) juga berjalan lancar. “Latihan tiga hari ini cukup bagus, cuma memang ada beberapa pemain yang masih dalam pengawasan dokter tim,” kata Seto saat ditemui Radar Jogja usai latihan Minggu.

Beberapa pemain yang masih dalam pantauan tim medis, antara lain Akbar Tanjung dan Purwaka Yudhi. “Ada ketegangan sedikit, Yudha Alkanza juga tapi masih oke dan masih boleh berlatih sama medis,” ujarnya.

Sementara menu latihan kemarin, Aditya Putra Dewa cs hanya diberi latihan ringan. “Latihan ada dari sisi teknis kami coba bermain seperti apa. Secara mentality juga,” tambah pelatih asal Kalasan, Sleman itu.

Jelang menghadapi Java Army -julukan PSG, PSIM punya modal bagus usai sukses membekuk Persis dengan skor 1-0. Kendati begitu, Seto berpesan kepada anak asuhnya untuk tidak jemawa. Termasuk, soal kondisi lawan yang baru saja mendapat pengurangan tiga poin dan dinyatakan kalah 3-0 dari Persis juga patut diwaspadai.

“Ada dua sisi menurut saya. Bisa juga PSG pengin bangkit di laga nanti tapi bisa jadi sebaliknya. Tapi apapun itu kami fokus di tim sendiri sih,” papar mantan pelatih PSS Sleman itu.

Yang pasti, Seto berharap Laskar Mataram dapat menyapu bersih dua laga sisa Grup C ini. Namun, untuk merealisasikan target tersebut, pemain wajib bekerja ekstra keras. Pelatih 47 tahun itu menyebut, jika ingin lolos kuncinya ada pada diri sendiri.

“Yang menentukan kita sendiri. Kalau di dua match menang semua ya kita lolos. Kalau masih ada hambatan ya kita lihat pertandingan lain,” ucap Seto. “Target enam poin harapannya seperti itu. Ambisinya seperti itu tapi kita ikuti jalannya saja,” lanjutnya.

Sementara itu, Fisioterapis PSIM Sigit Pramudya menambahkan, cedera pangkal paha yang dialami Akbar membutuhkan recovery yang cukup lama. Saat ini penanganan lebih lanjut juga sudah dilakukan tim medis. “Kami sudah konsultasikan dengan dokter ortopedi dan dokter urologi. Memang sepertinya perlu waktu rest cukup lama,” jelasnya.

Meski dalam tahap pemantauan tetapi sang pemain masih diperbolehkan berlatih bersama tim. Termasuk Purwaka Yudhi yang juga menderita cedera serupa. “Selain kedua pemain itu yang lain aman dan oke. Ya paling cedera-cedera kecil, itu wajar,’’ tandasnya. (ard/din)

Jogja Sport