RADAR JOGJA – Hingga pekan ke-12 BRI Liga 1 2021/2022 PSS Sleman masih tertahan di papan tengah klasemen sementara. Mereka berada di peringkat 11 dengan raihan 15 poin. Hasil itu didapat dari empat kemenangan, tiga hasil imbang dan lima kekalahan. Terbaru, tim berjuluk Super Elang Jawa itu ditahan imbang PSM Makassar dengan skor 2-2 di Stadion Manahan, Solo, Kamis malam (18/11).

Meski gagal meraih poin penuh, Pelatih PSS Dejan Antonic mengapresiasi dan memuji penampilan Bagus Nirwanto cs. Apalagi, PSS datang dalam keadaan pincang. Mereka tidak diperkuat sejumlah pilar, seperti Irfan Jaya dan Mario Maslac.

“Proses latihan yang kami lakukan sudah terlihat di game lawan PSM dan anak-anak sudah mulai memahami apa yang diminta tim pelatih. Step by step pemain bisa lebih bagus,” ujar Dejan.

Sementara itu, bek asing PSS Sleman Aaron Evans berujar hasil imbang sudah cukup adil bagi kedua tim. Tapi, di laga selanjutnya Evans berharap PSS dapat bermain lebih baik lagi dan meraih poin penuh.

Usai laga pembuka series 3 Super Elja langsung menggeber persiapan jelang bersua Bhayangkara FC, Senin (22/11). Jeda waktu yang terbilang sangat singkat, akan dimanfaatkan tim pelatih untuk mengembalikan kebugaran fisik pemain.

Adapun di series 3 Liga 1 Laskar Sembada -julukan lain PSS- bakal memainkan delapan pertandingan. Jadwal yang begitu padat tersebut disadari betul oleh Pelatih Fisik PSS Danang Suryadi. “Jadwalnya memang seperti itu ya. Di pertandingan pertama dan kedua agak mepet jaraknya, ada tiga hari untuk recovery,” katanya.

Meski dihadapkan dengan jadwal mepet, Danang tidak khawatir. Sebab, tim pelatih sudah menyiapkan antisipasi dengan materi latihan kombinasi. Baik dari segi fisik, teknik, maupun taktik.

“Jadi yang paling penting adalah recovery dan sedikit treatment untuk memulihkan kondisi seperti massage dan ice bath,” beber pelatih kelahiran Surabaya itu. (ard/din)

Jogja Sport