RADAR JOGJA – Satu per satu tuntutan Sleman fans akhirnya dipenuhi oleh manajemen PSS Sleman. Setelah mantan Direktur Utama PSS Marco Gracia Paulo, kini giliran Arthur Irawan yang out dari Bumi Sembada. Kemarin (19/11) manajemen PSS dan bek 28 tahun itu resmi berpisah.

Dalam rilis resmi klub, manajemen klub berjuluk Super Elang Jawa itu berterimakasih atas dedikasi dan kontribusi Arthur selama berkostum PSS. “Terima kasih Arthur atas dedikasinya selama dua tahun berjuang bersama PSS. Sukses selalu dalam perjalanan karir berikutnya,” ujar Direktur Utama PT PSS Andy Wardhana.

Sementara itu, saat dimintai komentar soal mundurnya dari PSS, Arthur enggan menjawab. “Saya belum bisa kasih komentar apa-apa. Maaf,” kata Arthur kepada Radar Jogja semalam.

Di sisi lain, rumor hengkangnya Arthur sebetulnya sudah mencuat beberapa bulan belakangan ini. Mantan pemain Badak Lampung FC itu dikabarkan bakal segera pindah ke klub yang punya julukan Macan di Liga 1 2021. Tapi saat itu dia membantah kabar tersebut. Ia menegaskan tetap stay di Sleman lantaran kontraknya bersama Super Elja baru akan habis pada akhir musim ini. Atau tepatnya saat Liga 1 rampung Maret tahun depan.

Yang pasti, hengkangnya Arthur tentu melegakan bagi para pendukung PSS. Mengingat sebelumnya mantan bek Espanyol B itu menjadi salah satu yang diinginkan Sleman fans untuk angkat kaki Sleman. Bersama mantan Direktur Utama PSS Marco Gracia Paulo dan pelatih kepala Dejan Antonic.

Bek kelahiran Surabaya itu bergabung bersama PSS pada musim 2020 lalu. Di musim perdananya, dia bermain sebanyak tiga pertandingan. Kemudian di BRI Liga 1 2021/2022, Arthur tampil beberapa kali di series 1 maupun series 2. Selain itu, ia juga turut mengantarkan PSS finish di peringkat 3 Piala Menpora 2021. (ard/din)

Jogja Sport