RADAR JOGJA – Taekwondo Indonesia (TI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) bertekad untuk terus memajukan dan mengembangkan olahraga taekwondo di Kota Gudeg. Target terdekat yakni, meloloskan lebih banyak atlet di ajang Pra-PON (Pekan Olahraga Nasional) 2023. Sekaligus mengembalikan tradisi emas bagi DIJ di PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 mendatang.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum (Ketum) baru TI DIJ periode 2021-2025 Rudy Koeshardijanto yang terpilih secara aklamasi dalam musyawarah daerah (Musda) TI DIJ baru-baru ini. Ya, pada PON XX Papua lalu cabor taekwondo memang berhasil menyumbangkan dua medali perunggu lewat nomor poomsae team putri dan nomor gyorugi-fin under 54 kilogram putra.

Namun, hasil tersebut tidak lebih baik dari capaian DIJ di PON XIX Jawa Barat 2016 dengan satu emas, satu perak, dan dua perunggu. Karena itu, di bawah kepengurusan anyar ini, Rudy ingin membawa taekwondo berjaya di multievent empat tahunan itu.

Selain itu, ke depan Rudy juga ingin mewujudkan Pengda TI DIJ sebagai organisasi yang solid dan profesional. Dengan sistem pembinaan atlet yang terencana dan berkelanjutan. “Itu misi TI DIJ. Dengan begitu TI DIJ bisa meraih prestasi yang unggul di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Rudy.

Sementara untuk misi TI DIJ, lanjutnya, pihaknya ingin membangun soliditas organisasi. Kemudian membangun kerja sama yang harmonis dengan pihak-pihak terkait dalam pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga. Juga melakukan pembinaan yang sistematis, terencana, dan berkelanjutan. “Kami ingin membangun kultur dan sistem kompetisi yang baik, berjenjang, dan berkesinambungan. Pengadaan sarana dan prasarana yang memadai untuk meningkatkan prestasi atlet taekwondo DIJ,” katanya.

Di sisi lain, selepas terpilih, Rudy bersama tim formatur yang terdiri dari Wesley Heince Parera Tauntu dan Master Suyasto diberi kesempatan untuk membentuk kepengurusan baru selama 15 hari ke depan. Atau sejak ditetapkan menjadi Ketum TI DIJ.

Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ Djoko Pekik Irianto berharap ketum Pengda TI DIJ terpilih dapat menjadikan organisasi lebih baik lagi. Sekaligus mengembalikan kejayaan TI DIJ terutama di ajang PON. Djoko Pekik juga berpesan agar kepengurusan baru TI DIJ bersama-sama dengan Pengkab dan Pengkot TI se-DIJ dapat memaksimalkan program pembinaan. “Harapannya di PON mendatang DIJ dapat berjaya dan meraih dua medali emas,” tegasnya. (ard/din)

Jogja Sport