RADAR JOGJA – PSIM Jogja sukses menundukkan PSG Pati dua gol tanpa balas di Stadion Manahan, Solo, Selasa sore (19/10). Itu sekaligus menjadi kemenangan perdana klub berjuluk Laskar Mataram itu di pentas liga. Tapi, pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara meminta pasukannya tak terlalu larut dalam euforia.

Pelatih asal Kalasan, Sleman itu itu ingin anak asuhnya fokus menyiapkan diri menghadapi Persijap Jepara, Senin (25/10). Laga tersebut tak kalah pentingnya. Sebab, kemenangan akan mengamankan posisi PSIM Jogja di tabel klasemen sementara Grup C. Saat ini, Laskar Mataram berada di peringkat tiga dengan lima poin. Berada di bawah PSCS Cilacap dengan 10 angka dan Persis Solo delapan poin.

Seto mengatakan, tim pelatih bakal melakukan evaluasi permainan anak asuhnya di laga kontra Java Army -julukan PSG. Mengingat di laga tersebut dia melihat beberapa pemain tidak bermain lepas. “Kami akan mencoba mengevaluasi di situ. Bagaimana kinerja para pemain dan juga melihat permainan lawan seperti apa,” kata Seto.

Evaluasi dinilai sangat penting. Sebab, lanjutnya, setiap laga punya situasi berbeda. Begitu pula dengan lawan yang akan dihadapi. “Jadi meski kami main bagus sekalipun, nggak jaminan cara bermain hari ini untuk besok akan sama,” ujarnya.

Selepas menghadapi PSG, PSIM Jogja bergegas kembali ke Jogja. Mereka tiba di mess PSIM Jogja Baciro, kemarin siang dan mendapat sambutan dari para suporter. Pelatih Fisik PSIM Asep Ardiansyah menyatakan, para pemain dalam kondisi baik. “Alhamdulillah aman besok sore (hari ini, Red) kami akan lihat lagi pas latihan kembali,” paparnya.

Disinggung soal tiga pemain yang tidak diturunkan di laga kontra PSG. Antara lain Yoga Pratama, Akbar Tanjung, dan rekrutan anyar Kadek Dimas, mantan pelatih fisik PSS Sleman itu menyebut jika kondisi ketiganya baik-baik saja. “Mereka tidak cedera. Hanya tidak masuk line up saja karena keputusan teknis tim pelatih,” jelasnya.

Hanya, Akbar memang masih dalam tahap recovery pasca cedera paha sejak awal match. “Kondisi Akbar sudah progres terus. Kalau detailnya fisioterapis yang lebih paham,” tambah dia. (ard/din)

Jogja Sport