RADAR JOGJA – Cabang olahraga (cabor) kempo Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) harus puas meraih perunggu di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Turun di nomor randori kelas 70 kilogram (kg), kenshi andalan DIJ Kristowirawan takluk dari Ari Pramanto (Sumatera Barat) di GOR STT Gidi, Kabupaten Jayapura, kemarin (12/10).

Pada pertandingan kemarin, Kristo sebetulnya bermain apik. Serangan-serangan yang dibangun juga cukup efektif. Padahal, Kristo tampil dalam kondisi tidak ideal karena cedera. Cedera itu didapat pada laga sebelumnya.

“Kaki kanan memang sudah cedera. Sempat terkilir dan bengkak makanya Kristo banyak bermain dengan kaki kiri dan bukan yang biasanya,” ujar pelatih kempo DIJ Agung Wibowo.

Meski dalam kondisi cedera, Agung menyebut anak asuhnya itu bermain cukup aman dan bersih. “Karena dia juga safety-nya tinggi tapi sempat dicederai di bagian tulang ekor ketendang dari belakang,” katanya. Ya, kondisi itu sempat membuat Kristo tidak bisa berdiri dan harus dirawat dipinggir matras beberapa menit. “Itu memang akhirnya punya beban juga untuk berdiri lagi,” tambah Agung.

Bukan hanya tampil dengan kondisi cedera, lawan yang dihadapi Kristo di babak semifinal juga terbilang tangguh. Yakni runner up di dua edisi PON sebelumnya. Sedangkan bagi Kristo, PON tahun ini adalah ajang debutnya.

Agung berharap di PON kali ini sekaligus bisa dijadikan pengalaman berharga untuk PON berikutnya. Yang pasti, ia berterimakasih kepada seluruh masyarakat DIJ atas dukungan dan doa yang diberikan.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri kiprah tim kempo di PON XX. Total mereka menyumbangkan dua medali perunggu. Sebelumnya perunggu dipersembahkan oleh Al Yogi Adi Purnama dan Andreas Tulus Pambudi di nomor embu berpasangan putra.

Sementara itu, tim cabor rugby DIJ memulai pertandingan perdana di Lapangan Rugby TNI AU. Bermain dalam tiga sesi tim putra meraih dua kemenangan dan sekali kalah. Masing-masing menundukkan Banten dengan skor 24-5 dan Aceh 36-5. Kemudian takluk dengan skor tipis atas Papua 14-15.

Sementara tim putri mengandaskan Jawa Barat dengan skor telak 25-5 dan kalah beruntun melawan Aceh dengan skor 15-22 dan DKI Jakarta 0-38. Pagi ini, tim rugby akan kembali berjuang di hari kedua dengan masing-masing melawan Papua dan Bali untuk tim putri. Kemudian tim putra akan bersua Jawa Barat dan DKI Jakarta. (ard/din)

Jogja Sport