RADAR JOGJA – Yang pasti, tim bola voli pasir menatap laga dengan sangat serius. Dan, tidak bisa dianggap enteng. Koko menegaskan, tugas berat harus diselesaikan tim putra DIJ 1 dan DIJ 2. “Begitu selesai semifinal dan bisa target artinya all Jogja final menunggu, biarkan sudah main, medali emas, dan perak bisa kita jaga,” tandasnya.

Sementara itu, hari ini (9/10) dua tim putri DIJ juga akan saling bertemu di babak semifinal. Itu setelah di laga sebelumnya mereka berhasil meraih kemenangan. Umtuk tim putri, Koko sudah menyiapkan strategi terbaik untuk bisa sama-sama mengamankan medali emas dan perunggu.
“Yang putri ketemu di semifinal harus berbagi tugas. Nanti kita obrolkan dulu dengan atlet, tadi baru sama pelatih. Tapi harus kasih kesempatan anak untuk berbicara,” ungkapnya.

Dari cabor panahan, dua tim nomor standar bow sukses melaju ke final di Lapangan Panahan, Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura. Adapun putri yang diperkuat Naswa Wibowo, Syafa Alisha, dan Fauzia Putri akan melawan tim Jawa Timur (Jatim). Kemudian tim campuran digawangi oleh Lisnawanto dan Naswa Wibowo.

Pelatih panahan DIJ Subarno berharap timnya bisa tampil dengan tenang dan percaya diri. Meski, di atas kertas tim lawan terbilang sedikit lebih baik. “Kemampuan kami di nomor dua. Tapi cuma selisih 13 poin. Artinya kemampuan kita sama dia 11:12. Saya bilang itu ya sebaya kamu aja. Jadi siapa yang fokus besok bisa membidik ke arah kuning ya dia yang akan menang,” paparnya.

Di tunggal putri, DIJ juga memastikan medali perunggu di laga berikutnya. Itu setelah Alisha dan Naswa sama-sama kalah dari Jatim dan akan bertemu di final perunggu. (ard/din)

Jogja Sport