RADAR JOGJA – Tiga wakil DIJ di cabor pencak silat nomor seni dan tanding dipastikan gagal melaju ke babak selanjutnya di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, kemarin (7/10). Pada pertandingan babak kedua mereka terhenti di babak penyisihan awal.

Pada nomor seni yang melombakan nomor tunggal, dua wakil DIJ putra dan putri, yakni Agung Muladi di kelompok putra dan Hyelda Maylinda Puspa. Keduanya gagal menembus peringkat enam besar.

Pelatih pencak silat DIJ Ambar Setiawan mengatakan, pada nomor seni, kategori tunggal putra menempati posisi keempat di pool. Sedangkan untuk putri berada di posisi kelima. “Ya, hasil itu bikin kami terhenti karena memang untuk bisa lolos ke babak putaran final hanya diambil enam pesilat putra dan putri,” ujar Ambar.

Selain gagal meloloskan atlet ke putaran final nomor seni, pada nomor tanding salah satu wakil DIJ Sholikhah Putri Chandra Purnama juga terhenti di babak 8 besar. Padahal pada Rabu (6/10) Sholikhah yang turun di kelas C/55-60 kilogram sukses meraih kemenangan. Hanya, kemarin terhenti di babak perempat final saat bertemu wakil Sumatera Barat.

Sebelum lolos hingga babak 8 besar, Sholikhah terlebih dulu meraih kemenangan atas wakil Maluku Utara pada babak 16 besar. Juga babak penyisihan sehari sebelumnya. “Kalau sudah tanding seperti ini, mental adalah yang utama. Dan anak-anak tadi sedikit down. Tapi kami tetap minta mereka untuk fokus,” paparnya.

Soal peluang DIJ menambah medali emas, Ambar tetap optimistis bisa memenuhi target yang dibidik. Masing-masing dari kelas D putri, kelas F putri, kelas J putra dan nomor seni beregu putra. “Mudah-mudahn besok (hari ini, Red) tim beregu bisa mewujudkan target dan nomor-nomor tanding lainnya,” pungkasnya. (ard/din)

Jogja Sport