RADAR JOGJA – Cabang olahraga (cabor) panjat tebing digelar sejak 27 September sampai hari ini di Arena Panjat Tebing SP 2 Mimika, Papua. Kontingen Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) turun di tiga nomor. Dari ketiga nomor tersebut, hanya satu yang berujung podium. Lewat nomor speed relay putri.

Ya, di partai puncak kemarin sekeping medali berhasil dipersembahkan tim panjat tebing yang diperkuat Dyah Puspitaningtyas, Rahmayuna Fadillah, dan Sukma Lintang Cahyani. Mereka tampil baik dan mencatatkan waktu 27.001.
Anak-anak Jogja mengalahkan catatan waktu Jawa Timur (Jatim) yang digawangi Amanda Narda Mutia, Dhorifatus Syafiiyah, dan Nindy Febriyanti dengan 27.669. Sementara Jawa Tengah (Jateng) yang diperkuat Berthdigna Devi Surya Kusuma, Agustina Sari, dan Aries Susanti Rahayu mampu mendominasi babak final dan menempati peringkat pertama dengan catatan waktu 25.244.

Kemudian, di peringkat kedua ada Nusa Tenggara Barat (NTB) diperkuat Nurul Iqamah, Anggun Yolanda, dan Ade Irma Suryani mencatatkan waktu 34.543.
Pelatih panjat tebing DIJ Fitriyani mengatakan, hasil tersebut sebetulnya jauh di luar target. Sebab, di nomor speed relay, timnya membidik medali emas. Kendati demikian, dia tetap bersyukur. “Bagaimanapun dalam pertandingan ada menang dan kalah. Terima kasih banyak atas doa dan dukungan dari masyarakat DIJ dan segala pihak yang sudah support kami,” ujar Fitriyani kemarin.

Kepala pelatih panjat tebing DIJ Sultoni Sulaiman menambahkan, evaluasi dari hasil pertandingan lebih menekankan pada jam terbang dan pengalaman atlet. Ia menyebut raihan anak asuhnya dinilai wajar dan luar biasa karena ini adalah Pekan Olahraga Nasional (PON) perdana yang diikuti Rahmayuna dkk. “Ini jerih payah kami semua masih bisa mempersembahkan medali perunggu. Perjuangan maksimal dari atlet patut kita hargai,” katanya.

Sultoni berujar, sejak awal pihaknya memang menarget di nomor speed relay putri. Namun, dia sadar bahwa timnya bukan tim unggulan medali. “Tapi kami bisa membuktikannya kalau bisa meraih medali,” tegasnya.

Pada sesi kualifikasi DIJ lolos ke babak semifinal usai mencatatkan waktu 25.944. Berada di bawah Jateng yang catatkan waktu 23.877. Sedangkan NTB catatkan waktu 26.252 dan Jatim 26.707. Kemudian di babak semifinal pertama, Jateng catatkan waktu 23.461 dan Jatim 27.694. Lalu, babak semifinal kedua DIJ catatkan waktu 28.956 dan NTB 25.906. Sehingga yang lolos ke babak final yakni Jateng dan NTB. (ard/din)

Jogja Sport