RADAR JOGJA – Sore ini (5/10) manajemen PSS Sleman dijadwalkan menggelar pertemuan dengan para suporter di Sleman. Namun, pertemuan tersebut dipastikan tidak akan dihadiri Direktur Utama PSS Marco Gracia Paulo. Sebab, saat ini Marco tengah dirawat di rumah sakit (RS) di Bandung akibat serangan jantung.

Ya, pada Minggu (3/10) malam mantan CEO Badak Lampung FC itu dilarikan ke rumah sakit ketika beraudiensi dengan suporter. Bos tim berjuluk Elang Jawa itu bersama perwakilan manajemen dan pemain, bertemu dengan seribuan suporter pasca laga PSS kontra Persik Kediri pada pekan keenam BRI Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Itu buntut dari polemik antara manajemen dan suporter yang terjadi beberapa hari belakangan ini. Para suporter bertemu langsung dan mendesak agar pelatih Dejan Antonic segera dipecat. Video pertemuan tersebut bahkan beredar luas di media sosial.

Salah satu pernyataan Marco dalam pertemuan tersebut yakni manajemen berjanji bakal melakukan evaluasi tim pelatih sesuai tuntutan suporter. “Saya sudah janji PSS maju dan berjaya dibandingkan tim lain. Tapi suporter juga harus paham. Saya mengerti kekecewaan teman-teman,” kata Marco saat bertemu suporter di Bandung.

Marco juga kembali meminta maaf atas pernyataan memindahkan PSS dari Sleman saat berbicara dengan suporter melalui telepon beberapa hari lalu. “Saya minta maaf, tapi kronologinya karena emosional. Ketika emosi itu saya juga marah-marah ke Dejan. Keluarlah pernyataan itu. Sekali lagi saya juga manusia biasa, saya minta maaf,” bebernya.

Setelah mendapat perawatan di rumah sakit, kondisi Marco kini berangsur-angsur membaik. Hal tersebut disampaikan Humas PSS Yohanes Sugianto. “Kondisi pak Marco belum stabil dan masih di rumah sakit di Bandung. Saat ini dalam proses konsultasi dengan dokter untuk bisa dirawat di Jakarta,” kata pria yang akrab disapa Yo itu kemarin.

Di sisi lain, sebelum terkena serangan jantung, Marco sepakat untuk hadir ke Sleman dan kembali beraudiensi dengan suporter serta agenda bertemu Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. (ard/din)

Jogja Sport