RADAR JOGJA – Kemenangan jadi harga mati bagi PSS Sleman saat menghadapi Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, sore ini (3/10). Tiga poin di laga pamungkas di series 1 BRI Liga 1 2021/2022 juga bisa mengembalikan kepercayaan Sleman Fans.

Tak ada alasan bagi PSS untuk kembali gagal di laga kali ini. Sebab, kemenangan atas Persik tidak hanya penting bagi pelatih PSS Dejan Antonic, tapi juga bisa mengembalikan kepercayaan Sleman fans kepada manajemen. Mengingat beberapa hari terakhir ini kondisi tim kebanggaan wong Sleman itu memang sedang tidak baik-baik saja. Itu seiring polemik yang terjadi antara suporter dan manajemen.

Karena itu, Dejan ingin timnya bangkit dari keterpurukan. Kondisi itu, lanjutnya, membuat pemain dan pelatih harus bekerja lebih keras untuk tampil maksimal di laga sore nanti. Menurut dia, pemain siap kerja keras untuk bisa menang lawan Kediri. “Semua pemain kerja bagus dan saya sebagai pelatih hormat yang itu,” ujar Dejan dalam konferensi pers virtual Sabtu pagi (2/10). Pelatih asal Serbia itu memastikan kondisi anak asuhnya jauh lebih baik ketimbang laga terakhir melawan Persebaya Surabaya (29/10).

Mantan pelatih Madura United itu menyadari pertandingan melawan Persik tidak akan berjalan mudah. Apalagi, tim besutan Joko Susilo itu juga membutuhkan kemenangan dan dipastikan bakal menyulitkan timnya. “Pasti berat untuk dua tim karena ada beban dan tekanan yang terlalu banyak. Tapi semoga pemain tetap disiplin yang kita mau dan bisa mulai lebih bagus,” katanya.

Di sisi lain, kesempatan pengganti poin yang hilang cukup terbuka lebar. Apalagi kondisi calon lawan tak jauh berbeda dengan PSS. Ya, sama seperti Dejan, Joko Susilo juga tengah didesak para suporter Persik untuk segera mundur. Itu tak lepas dari rentetan hasil minor yang didapat dalam tiga laga sebelumnya. Menyikapi kondisi itu, Dejan menilai kedua tim sejatinya sama-sama belum mendapat formula dan formasi yang bagus. “Bukan hanya dua tim ini tapi banyak tim masih kurang, kita lihat di Liga Indonesia tidak ada satu tim yang stabil atau masuk performa yang bagus karena liga stop setahun lebih,” tandasnya.

Kendati begitu, berbekal kemenangan 1-0 ketika bersua Persik di Piala Menpora 2021, Dejan optimistis timnya meraih tiga poin. Ia yakin anak asuhnya bisa bermain jauh lebih baik dan tampil all out. “Saya tahu mungkin untuk sebentar kondisi kami tidak istimewa tapi kami tetap latihan bagus. Kami yakin bisa keluar sama-sama dari masalah yang ada,” beber Dejan.

Menghadapi Macan Putih -julukan Persik, PSS dipastikan tak turun dengan kekuatan penuh. Setidaknya ada empat pemain yang absen. Mereka adalah Saddam Emiruddin Gaffar, Irfan Bachdim, dan Irkham Mila yang mengalami cedera. Sedangkan Irfan Jaya memenuhi panggilan tim nasional. Meski tidak tampil full team, Dejan tetap santai. “Coba lihat kita sudah punya pengalaman di Piala Menpora. Saat main di perebutan juara ketiga kita minus enam pemain absen,” paparnya.

Sementara itu, bek PSS Asyraq Gufron siap memberikan yang terbaik dalam pertandingan pekan keenam nanti. Dia dan rekan timnya berjanji bakal berjuang keras untuk meraih poin penuh. Hasil positif kontra Persik pada Piala Menpora di stadion yang sama diharapkan terulang kembali. “Persiapan pemain Insyaallah siap untuk lawan Persik. Semoga kemarin kami di Bandung lawan Persik di Piala Menpora bisa menang dan besok (hari ini, Red) dapat hasil yang sama,” harap bek 25 tahun itu. (ard/pra)

Jogja Sport