RADAR JOGJA – Kepengurusan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bantul periode 2021-2025 bergegas menyiapkan sejumlah program kerja. Itu seiring pengukuhan yang digelar di Kantor Askab PSSI Bantul, Minggu (26/9).

Ketua Umum (Ketum) Askab PSSI Bantul Endro Sulastomo mengatakan, setidaknya ada lima program yang telah disiapkan pengurus PSSI Bantul periode 2021-2025. Salah satunya menggelar turnamen sebagai pengganti kompetisi yang sempat ditiadakan akibat pandemi Covid-19. “Pelaksanaannya nanti tetap akan dibagi dalam masing-masing divisi sesuai jika kompetisi dilaksanakan,” ujarnya.

Program lainnya yaitu membentuk tim kelompok usia (KU) untuk Piala Soeratin. Seperti KU-13, 15 dan 17. Tahapan seleksi pemain akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini. Selain itu, program yang tak kalah penting yakni mempersiapkan tim sepak bola dan futsal menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI DIJ 2022.

Ya, di multievent dua tahunan itu PSSI Bantul membidik empat medali emas. Dua medali emas dari sepak bola dan sisanya dari cabor futsal. Karena itu, proses seleksi pemain akan dikebut. “Saat ini seleksi dan pembentukan timnya sudah dimulai,” ungkap Endro.

Di sisi lain, tim Porda yang tengah dibentuk dan diseleksi nantinya dijadikan kerangka utama dalam pembentukan tim PS Projotamansari Bantul alias Protaba. Apalagi batasan usia pemain tersebut sama yakni 23 tahun. “Tim porda ini akan kami jadikan sebagai tim Protaba untuk menambah jam terbang mereka. Mungkin nanti tinggal ditambah pemain senior sebagai penguat tim,” paparnya.

Sebagai langkah awal, pria yang juga anggota DPRD Bantul itu berujar pihaknya akan segera menggelar rapat koordinasi dengan semua pengurus. “Besok malam (hari ini, Red) kami akan gelar koordinasi, semoga semua program bisa kami laksanakan segera dan kami juga akan bahas persiapan program tahun 2022 mendatang,” bebernya. (ard/bah)

Jogja Sport