RADAR JOGJA – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 memang belum dimulai. Tapi, beberapa cabang olahraga (cabor) kontingen Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) sudah sukses menggondol medali. Ketiganya yakni triathlion, selancar, dan hapkido.

Ketiga cabor tersebut ikut dilombakan di ekshibisi PON Papua. Sebelumnya atlet triathlion Angela Patrisia Vanya berhasil menyabet perunggu dan peselancar DIJ Irawan Dani Asmoro meraih perak. Nah, terbaru tim hapkido DIJ sukses merebut tiga medali emas, satu perak dan tiga perunggu.

Hasil itu menempatkan Kota Gudeg- julukan DIJ- finish di posisi kedua dalam pertandingan yang digelar di Hotel Suni Garden Lake, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (25/9). Sementara juara umum direbut Lampung setelah meraih empat emas dan satu perak. Posisi ketiga ditempati Sumatera Barat dengan satu emas, dua perak, dan satu perunggu.

Adapun tiga medali emas DIJ dipersembahkan oleh Sylvia Candra di nomer hyung putri. Lalu, di nomor hosinsul authorized mix atas nama Alexander Indra dan Sylvia Candra, dan Alexander Indra dan Efrata Satya di nomor hosinsul free style. Kemudian, perak diraih Resdhe Risyach Indratama di nomer dae-ryun U-72 kg. Medali perunggu atas nama Luqman Ar Rosyid di nomer dae-ryun U-58 kg, Awabin Raihan di nomer dae-ryun U-62 kg, dan Yohanes Agung di nomer dae-ryun U-78 kg.

Manajer kontingen hapkido DIJ Dina Maryati puas atas raihan timnya. Dina menyebut, hasil tersebut sudah sesuai target yang dibidik. “Alhamdulillah tiga nomer andalan kami berhasil sapu bersih dengan medali emas,” ujarnya.

Kendati demikian, Dina berujar masih ada hal yang menjadi evaluasi tim hapkido. Utamanya soal porsi latihan yang saat ini perlu ditambah dan harus lebih intens. Sebab, menurutnya perkembangan hapkido dari daerah lain juga semakin bagus. “Apalagi Jogja sebagai barometer hapkido, ada rasa kami harus bisa lebih baik,” tandasnya.

Yang pasti, prestasi di PON ini diharapkan dapat berlanjut di berbagai event yang akan diikuti. Dina menegaskan, hapkido DIJ siap mengembangkan dan membina para atlet potensial. Tak hanya berprestasi di skala nasional tapi juga internasional. “Intinya kami akan lebih intens lagi latihannya sehingga hasil yang kami capai pun bisa lebih maksimal,” katanya. (ard/din)

Jogja Sport