RADAR JOGJA – PSS Sleman akan bersua Madura United dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, sore nanti (25/9). Kedua tim sama-sama punya ambisi besar pada laga pekan keempat ini. PSS ingin melanjutkan tren positif, sedangkan Madura United mengincar kemenangan perdana.

Di tabel klasemen, PSS memang lebih unggul dibandingkan tim asal Pulau Garam itu. Berada di peringkat ke-9 dengan koleksi empat poin. Sementara Madura United tercecer di peringkat 17 dengan torehan dua angka.

Kendati begitu, PSS tetap mewaspadai kebangkitan Madura United pasca dibekuk Bhayangkara FC dengan skor 0-1 akhir pekan lalu. Selain itu, menilik rekor pertemuan kedua tim, Madura United masih unggul atas PSS. Dalam empat laga terakhir, Laskar Sappe Kerrap -julukan Madura United- menang dua kali, sekali seri, dan kalah.

Situasi itu tentu menjadi warning Super Elang Jawa -julukan PSS. Pelatih PSS Dejan Antonic meyakini mantan klubnya itu bakal mengobarkan semangat untuk memutus tren negatif di pentas liga. Karena itu, PSS pantang meremehkan. “Saya respect dengan Madura, tim yang pernah saya latih. Tim yang punya kualitas dan organisasi yang cukup bagus. Tim yang harus kita waspadai,” kata Dejan dalam konferensi pers virtual kemarin (24/9).

Pelatih asal Serbia itu berujar, Madura United bukan tim yang mudah ditaklukkan. Terlebih mereka punya materi pemain berkualitas dan merata di semua lini. “Banyak tim masih cari formasi dan kondisi yang bagus, karena banyak pemain kondisinya jauh daripada yang dulu. Tapi sepak bola unpredictable, kita harus serius di pertandingan besok (hari ini, Red),” tegasnya.

Pelatih 52 tahun itu menyebut pertandingan akan berjalan menarik. Termasuk cuaca juga bakal jadi salah satu faktor mengingat laga dimainkan di sore hari. Namun yang pasti, Dejan ingin seluruh pemain fokus dan tampil fight di lapangan. Terlebih, persiapan yang dilakukan selama seminggu ini berjalan cukup baik. “Dari kondisi pemain sejak game terakhir, puji Tuhan tidak ada terlalu banyak masalah. Sudah oke dan anak-anak siap kasih maksimum untuk tim,” tandasnya.

PSS dipastikan tak akan turun dengan kekuatan penuh. Saddam Emiruddin Gaffar, Irfan Bachdim, dan Arthur Irawan harus absen lantaran dibekap cedera. “Saddam cedera lutut dan Arthur di groin, ada semacam tight (tegang). Kalau Irfan hamstring, kemungkinan untuk main masih 50:50,” jelas Fisioterapis PSS Muhammad Firman.

Gelandang PSS Kim Jerffrey Kurniawan menatap optimistis dan penuh semangat menghadapi Madura United. Ia menegaskan, timnya bakal tampil all out dan berjuang keras untuk meraih tiga poin.

“Kami tetap hormat kepada lawan dan antisipasi keunggulan dan kelemahan mereka. Tapi kami cukup percaya diri untuk pertandingan melawan Madura dan semoga dapat hasil maksimal,” bebernya.

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan menyatakan, skuadnya dalam kondisi siap tempur. Hasil evaluasi selama sepekan ini diharapkan membuahkan hasil positif di pertandingan nanti. “Semoga para pemain bisa mengantisipasi permainan PSS dan bisa tampil lebih percaya diri,” ujarnya. (ard/laz)

Jogja Sport