RADAR JOGJA – Pagi ini kloter ketiga kontingen DIJ untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tiba di Papua. Rombongan berasal dari cabang olahraga (cabor) sepatu roda dan panjat tebing. Mereka bertolak dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, kemarin pagi (23/9).

Tim sepatu roda menuju Jayapura dengan total memberangkatkan enam orang. Terdiri atas empat atlet, dua ofisial, dan satu dokter tim. Sedangkan panjat tebing ke Mimika berkekuatan tujuh orang; tiga atlet, tiga ofisial, dan satu dokter.

Cabor sepatu roda akan mulai bertanding di Bumi Perkemahan Waena dan Jembatan Merah, Kabupaten Jayapura, 27 September-3 Oktober 2021. Kemudian panjat tebing memulai laga perdana pada 27 September-8 Oktober 2021 di Arena Panjat Tebing SP 2 Mimika, Papua.

Sementara itu, jelang berangkat ke Papua tim rugby DIJ berpamitan kepada Pengurus Daerah Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) DIJ kemarin. Tim rugby diperkuat 12 atlet putra, 11 atlet putri, dan lima pelatih. Pelatih Kepala Rugby DIJ Abdul Mahfudin mengatakan, di PON timnya menargetkan membawa pulang medali emas. “Minggu depan kami mulai karantina. Kalau ada yang positif, tidak diberangkatkan. Di mess juga diperketat, kesadaran atlet selalu izin kalau keluar mess,” ujarnya.

Ketua Umum PRUI DIJ Ria Lumintuarso berharap, tim rugby DIJ diberi kelancaran dan meraih hasil maksimal di Papua nanti. Terlebih, menurutnya, para atlet sudah membawa beban yang tidak mudah selama dua tahun. Itu tak lepas dari penundaan PON akibat pagebluk Covid-19.

“Jadikanlah Papua tempat berpesta, pesta prestasi. Kalian semua sudah berusaha maksimal, terutama pelatih dan saya yakin Anda sudah berkorban waktu dan kegembiraan yang harus ditinggalkan,” paparnya.

Terpisah, anggota KONI DIJ Wesley Tauntu mengabarkan salah satu cabor ekshibisi Hapkido telah tiba di Sentani kemarin pagi dan siap berlaga mulai besok (25/9). Saat ini ada sejumlah cabor PON yang menjalani karantina di Hotel UNY. Antara lain, wushu, catur, biliar, dan atletik. (ard/laz)

Jogja Sport