RADAR JOGJA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) membagikan kit protokol kesehatan (prokes) kepada elemen tim Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Mereka yang menerima kit prokes terdiri dari atlet, pelatih, dan mekanik.

Wakil Ketua II KONI DIJ Rumpis Agus Sudarko mengatakan, kit prokes diberikan agar para atlet bisa menjaga kesehatan selama gelaran PON mendatang. Adapun masing-masing cabang olahraga (cabor) mendapatkan satu thermometer. Tujuannya untuk memantau suhu tubuh selama karantina. “Sehingga bisa mengetahui riwayat apakah ada kenaikan suhu atau tidak,” ujarnya.

Kemudian, per cabor juga mendapatkan hand sanitizer, dua macam vitamin, tissue basah, tissue kering, lotion, dan masker medis. “Ada dua jenis masker kesehatan jumlahnya 30 dan untuk kain double jumlahnya dua. Harapannya bisa untuk 20 hari lah. Bisa bergantian,” katanya.

Selain kepada ketiga unsur kontingen tersebut, kit prokes juga dibagikan kepada ekstra ofisial yang berangkat ke Bumi Cenderawasih. Hanya saja, khusus vitamin ada perbedaan antara yang dibagikan kepada atlet dan pelatih. Hal itu sebagai antisipasi agar atlet terhindar dari zat dopping.

“Mekanik maupun pelatih atlet itu sama, tiga unsur yang kami utamakan. Sedangkan di luar itu tetap ada kit prokes, tetapi beda dengan yang tiga unsur tadi,” jelasnya.

Saat ini sejumlah atlet sudah menjalani karantina jelang keberangkatan. Tahap pertama karantina sudah dilakukan tim terbang layang. Sebab, mereka menjadi cabor pertama yang berangkat ke Papua.

Pada ajang multievent empat tahunan itu kontingen DIJ berjumlah 280 orang. Terdiri dari 128 atlet, 54 pelatih, 14 mekanik, dan ofisial kontingen. Kota Gudeg akan ikut dalam 24 disiplin olahraga dan 106 nomer pertandingan yang tersebar di empat klaster.

Antara lain, Kota Jayapura terdiri dari 26 atlet ,11 pelatih, dan satu mekanik. Lalu, Kabupaten Jayapura 66 atlet, 22 pelatih dan satu mekanik. Kemudian Mimika; 28 atlet, 15 pelatih, dan tujuh mekanik. Terakhir di Merauke ada delapan atlet, lima pelatih, dan lima mekanik. (ard/bah)

Jogja Sport