RADAR JOGJA – Bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas), kontingen PON DIJ resmi dikukuhkan dan dilepas oleh Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X di Gedhong Pracimosono, Kepatihan, kemarin pagi (9/9). Pada PON XX Papua 2021, kontingen DIJ berjumlah 280 orang. Terdiri atas 128 atlet, 54 pelatih, 14 mekanik, dan ofisial kontingen.

Dalam sambutannya, gubernur berpesan kepada seluruh atlet untuk berjuang sekuat tenaga di Bumi Cenderawasih. Meski di tengah keterbatasan yang ada, ia berharap para atlet tetap bisa meraih prestasi yang membanggakan. “Saya bersyukur dapat melepas kontingen PON XX 2021 untuk DIJ. Untuk itu para atlet harus berdaya upaya agar bisa meraih medali pada cabang-cabang olahraga prestasi,” ujarnya kemarin.

Lebih lanjut HB X mengatakan, prestasi di arena PON selama ini dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan olahraga di DIJ. PON juga dapat menjadi forum pengangkat citra dan kebanggaan daerah. Sehingga untuk meraih keduanya, prestasi dan citra, elemen tim harus bekerja keras. Tak kenal kata lelah dan menyerah.

Sementara itu, Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto menuturkan, pengukuhan kontingen PON DIJ memang sengaja dilaksanakan pada 9 September bertepatan dengan momentum Haornas. Dengan harapan para atlet terpompa motivasi dan terbakar semangatnya seperti para atlet yang berlaga pada PON kali pertama 1948 di Solo, Jawa Tengah.

“Mohon doa dan restu dari Bapak Gubernur serta seluruh warga DIJ agar para atlet senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan. Serta mampu bertanding maksimal, sehingga meraih medali emas sebanyak-banyaknya,” paparnya.

Untuk menyukseskan kontingen DIJ di PON, KONI DIJ membuat tagline 4 M. Yakni, Mangkat Bregas, Main Trengginas, Mborong Emas, Mulih Waras. Selain itu, KONI DIJ juga berharap kepada HB X untuk berkenan hadir ke Papua. “Untuk memberikan motivasi dan semangat bertanding kepada atlet, mohon Bapak Gubernur apabila ada waktu yang terluang untuk hadir di Papua,” pintanya.

Yang pasti, secara keseluruhan pria 59 tahun itu menyatakan bahwa para atlet yang tergabung dalam Puslatda siap bertanding di Papua. Di PON yang dihelat pada 2-15 Oktober 2021 itu, tim DIJ menargetkan 11 medali emas.

Sebagai persiapan, mereka telah menjalani pemusatan latihan sejak 2017 lalu di ajang kualifikasi. Djoko berujar, persiapan kontingen DIJ sempat mengalami dinamika dan kendala, terutama saat pandemi Covid-19 merebak. “Namun kegigihan para atlet dan pelatih di bawah koordinasi Satgas PON KONI DIJ, alhamdulillah Puslatda tetap berjalan dengan baik,” tandasnya.

Ketua Kontingen DIJ Rumpis Agus Sudarko dalam laporannya menyebut, kontingen DIJ akan ikut dalam 24 disiplin olahraga dan 106 nomor pertandingan yang tersebar di empat klaster. Antara lain, Kota Jayapura terdiri atas 26 atlet, 11 pelatih, dan satu mekanik. Lalu, Kabupaten Jayapura 66 atlet, 22 pelatih dan satu mekanik.

Kemudian Mimika; 28 atlet, 15 pelatih, dan tujuh mekanik. Terakhir di Merauke ada delapan atlet, lima pelatih, dan lima mekanik. “Secara kesehatan semua atlet, pelatih perangkat, mekanik sudah divaksin dua kali. Sebelum berangkat kami karantina selama tujuh hari sesuai dengan anjuran PB PON dan diadakan tiga kali tes antigen serta PCR,” bebernya. (ard/laz)

Jogja Sport