RADAR JOGJA – Kurang dari sebulan, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dihelat. Karena waktu kian mepet tim Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) DIJ terus memantapkan persiapan. Salah satunya dengan menggelar latihan bersama sekaligus simulasi pertandingan di GOR Amongrogo, Kota Jogja baru-baru ini.

Latihan bersama diikuti sejumlah cabor bela diri. Seperti judo, kempo, pencak silat, taekwondo, dan tarung derajat. Adapun rangkaian kegiatan tersebut yakni menampilkan performa dari masing-masing atlet. Misalnya saja di nomor poomsae tunggal dan beregu untuk cabor taekwondo, nomor embu beregu (kempo), nomor seni (pencak silat), hingga nomor pertarungan (judo dan tarung derajat).

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ Djoko Pekik Irianto mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bahan evaluasi sebelum mentas di multievent empat tahunan itu. Dengan adanya performance cabor diharapkan makin memudahkan para pelatih melakukan evaluasi secara teknis.

Nah, pada saat pertandingan, lanjutnya, atlet dapat menampilkan performa terbaik. Hal serupa juga diharapkan dapat dilakukan cabor-cabor lainnya. “Tentu saja tujuannya untuk menguji sejauh mana hasil latihan yang sudah dilakukan atlet di Puslatda,” ujarnya.

Pelatih tarung derajat DIJ Dedih Kusnadi menyambut positif adanya latihan bersama ini. Menurutnya bagus untuk para atlet sebelum turun di pertandingan sesungguhnya. Soal persiapan timnya, Dedih berujar saat ini tim tarung derajat fokus latihan di sejumlah aspek; teknik, taktik, dan strategi dalam bertarung. “Kalau fisik tinggal 10 persen saja yang harus diperbaiki. Kalau yang lain aman selama Puslatda. Mungkin pas besok masuk karantina 22 September-4 Oktober akan lebih terpantau semuanya,” papar Dedih, kemarin (7/9).

Disinggung perihal rencana try out atau uji coba, Dedih menjelaskan di sisa waktu ini, tarung derajat tidak akan melakoni uji tanding lagi. Sebagai gantinya, timnya hanya melakukan evaluasi terhadap lawan-lawan yang dihadapi saat Pra-PON di Jawa Barat lalu. “Karena di PON kami akan ketemu lagi dengan mereka. Yang cukup kami waspadai dari Aceh dan Nusa Tenggara Barat tapi kami optimistis bisa membawa pulang medali,” tandasnya.

Kontingen DIJ akan berpartisipasi di 24 cabor. Meliputi atletik, balap motor, biliar, bola voli pasir, menembak, panahan, pencak silat, renang artistik, sepatu roda, terbang layang, terjun payung, aeromodelling, binaraga, catur, gantole, judo, kempo, panjat tebing, polo air, rugbi, taekwondo, tarung derajat, wushu, serta renang perairan terbuka. (ard/din)

Jogja Sport