RADAR JOGJA – PSSI dan PT LIB berencana membagi format kompetisi Liga 2 2021 menjadi empat grup. Per grup diisi enam tim. Namun, rencana tersebut ternyata mendapat penolakan dari sejumlah klub.

Beberapa klub yang menolak antara lain, Persiba Balikpapan, Hizbul Wathan FC (PSHW), hingga Semen Padang. Mereka keberatan karena format empat grup membuat jumlah pertandingan akan lebih sedikit. Sebab, dua tim dari masing-masing grup yang berada di posisi buncit bakal terdegradasi.

Soal kabar tersebut, pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara turut angkat bicara. Pelatih berlisensi AFC Pro itu sebetulnya juga kurang setuju dengan format baru yang dirancang PSSI. “Dulu Liga 2 yang dulu satu grup 12 tim berarti ada 12 pertandingan home away. Sekarang berubah lagi dan mungkin jarak-jarak pertandingan akan mepet kalau dibikin empat grup,” ujar Seto.

Kondisi itu jelas merugikan peserta liga divisi kedua itu. Klub sudah mempersiapkan tim sejak lama, namun harus bermain dengan pertandingan yang sedikit. Apalagi, lanjut Seto, menjalani persiapan di tengah pandemi Covid-19 membikin latihan tidak maksimal.

“Belum tentu dengan situasi seperti ini pemain bisa sampai ke top perform-nya. Dengan persiapan seperti ini saya pikir kompetisi dan cara bermain juga nggak semaksimal kalau tidak ada pandemi,” katanya.

Yang pasti, sebagai klub profesional, mereka tentu ingin merasakan pertandingan seperti musim sebelumnya. Sehingga, Liga 2 diharapkan digelar dengan format lama, yakni dua wilayah. Kendati demikian, apapun keputusannya Seto hanya bisa pasrah. Yang terpenting Liga 2 bisa berjalan sesuai rencana.

Saat ini, tim berjuluk Laskar Mataram itu terus mematangkan latihan di Stadion Mandala Krida dan Lapangan Kenari, Kota Jogja. Soal progres, mantan pelatih PSS Sleman itu menyebut Yoga Pratama cs menunjukkan perkembangan oke. “Semua berjalan lancar, saya pikir tidak ada masalah. Program tetap pokoknya setiap latihan ada fisik. Cuma berapa persentase yang kita mau capai apa,” bebernya.

Sebelumnya, klub kebanggaan Brajamusti dan The Maident itu usai melakoni dua laga uji coba di Stadion Mandala Krida. Di laga uji coba tersebut PSIM memetik hasil positif. Mengalahkan klub Liga 1 Arema FC 1-0 pada 19 Agustus lalu. Kemudian membekuk tim sepak bola PON Jawa Tengah dengan skor 2-1 (20/8). (ard/bah)

Jogja Sport