RADAR JOGJA – Langkah Arif Dwi Pangestu, pemanah asal Bantul harus terhenti pada babak 32 besar panahan individual putra Olimpiade Tokyo 2020, Selasa (27/7). Itu setelah dia tersingkir usai ditundukkan wakil Jerman, Florian Unruh 2-6 di Yumenoshima Final Field, Tokyo.

Pada pertandingan kemarin, Arif Dwi tertinggal lebih dulu di set pertama setelah mengemas 24 poin. Sedangkan lawannya berhasil mengumpulkan 28 angka. Pada set kedua, pemanah 17 tahun itu mampu menyamakan kedudukan 2-2. Itu setelah dia sukses mengumpulkan 28 poin dan unggul dua angka atas Florian Unruh.

Sayang, di dua set terakhir Arif Dwi tak mampu mempertahankan performanya. Di set ketiga pemuda kelahiran 25 Maret 2004 itu hanya meraup 24 poin dan 25 angka pada set keempat. Sedangkan, Florian Unruh menyapu bersih dua set terakhir dengan perolehan poin 28 dan 27.

Arif Dwi menyebut kekalahan itu karena kendala angin di lapangan cukup menyulitkan. Terutama saat akan melepaskan busur panah. “Anginnya kencang, kenanya ke badan dari kanan, kiri, depan. Menurutku angin di badan masih kurang bisa ngontrol busurnya,” kata Arif saat dihubungi Radar Jogja.

Atlet yang duduk di kelas 11 SMAN 1 Sewon itu menganggap tim Indonesia tidak dinaungi keberuntungan. Sebelumnya kondisi itu juga dialami timnya pada pertandingan melawan Britania Raya di nomor beregu putra, Senin (26/7). “Tadi anginnya mirip sama kemarin. Kami kurang cepat recovery, angin pun ganti-ganti arah. Dan itu hembusannya ke badan,” keluhnya.

Meski tidak berhasil membawa pulang medali, Arif bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Bagi Arif, tampil di event sebesar Olimpiade adalah mimpi yang jadi kenyataan. “Senang banget. Apalagi bisa bawa nama Indonesia di event terbesar. Semoga tim yang besok masih bertanding bisa kasih yang terbaik,” harapnya.

Sebelumnya, laju wakil merah putih di nomor beregu putra maupun campuran juga terhenti. Arif yang tergabung di tim beregu putra bersama Riau Ega Agatha dan Alviyanto Bagas Prastyadi ditundukkan wakil Inggris dengan skor telak 0-6. Selanjutnya, tim Indonesia masih akan bertanding di nomor perorangan putra dan putri.

Di Olimpiade Tokyo 2020, tim panahan Indonesia turun pada empat nomor pertandingan. Antara lain perorangan putri dan putra, beregu putra, dan beregu campuran. (ard/din)

Jogja Sport