RADAR JOGJA – Tak terasa gelaran PON XX Papua semakin dekat. Yakni menyisakan tiga bulan atau 100 hari menuju ajang multievent empat tahunan itu. Karena waktu yang kian mepet, kontingen DIJ pun ngebut menggeber persiapan.

Saat ini Puslatda PON DIJ telah memasuki tahap pertengahan pra kompetisi. Program di tahap ini yaitu mengukur performance para atlet. Baik fisik, teknik, taktik maupun mental bertanding.

Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto berpesan di periode pra kompetisi semua cabang olahraga (cabor) segera memaksimalkan try out. Tujuannya untuk mengevaluasi latihan yang sudah dijalankan. Sehingga harapan mencapai performa terbaik di Papua, Oktober mendatang bisa terpenuhi. “Pelatih perlu merancang strategi saat melakukan try out dengan memilih lawan yang bervariatif. Kadang lawan tim yang kuat kadang pilih yang berkemampuan dibawah tim,” ujar Djoko Pekik, Jumat (25/6).

Pria 58 tahun itu juga meminta para pelatih untuk jeli dan taktis mempersiapkan strategi tim. “Jangan semua jurus dikeluarkan agar tidak terbaca secara vulgar oleh calon lawan,” tambah dia. Begitu pula dengan atlet, Djoko ingin para atlet tidak terforsir saat berlatih. Agar terhindar dari cedera, apalagi saat ini PON sudah memasuki tahapan entry by name.

Djoko Pekik sadar memang tidak mudah mencari event saat pandemi Covid-19 seperti saat ini. Namun, para pelatih diminta kreatif membuat simulasi pertandingan dalam berbagai bentuk. Misalnya join training, virtual competitian atau jika perlu mengikuti event di luar negeri.

Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu mengatakan, ada beberapa cabor yang sudah melakukan try out. Antara lain, voli pasir, panahan, tarung derajat, sepatu roda, pencak silat, taekwondo, balap motor, menembak, dan panjat tebing. Kemudian, cabor yang akan melakoni try out yakni, terjun payung, renang perairan terbuka, dan renang indah.

Sedangkan, beberapa cabor diharapkan segera mengikuti try out seperti atletik, gantole, billiar, catur, judo, kempo, terbang layang, rugby, polo air, binaraga, wushu dan lain-lain. “Saat melakukan try out mohon hindari zona merah dan selalu disiplin prokes agar terhindar dari Covid-19. Semua atlet pacu semangat agar DIJ berjaya di Papua,” pungkasnya.

Terpisah, pelatih Puslatda panjat tebing DIJ Sultoni Sulaiman menuturkan, persiapan timnya sejauh ini berjalan lancar. Intensitas latihan pun terus ditingkatkan. “Sampai saat ini latihan cukup bagus dan tetap sesuai jadwal yang sudah kami susun. Kemarin kami juga sudah mengikuti try out di Jambi,” paparnya. (ard/pra)

Jogja Sport