RADAR JOGJA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ menggelar tes fisik bagi atlet PON XX Papua di GOR UNY, Minggu (21/6). Hasilnya, kondisi para atlet yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) DIJ mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Karena pandemi Covid-19, tes fisik dihelat dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Salah satunya membagi pelaksanaan tes menjadi empat sesi. Ada lima macam tahapan tes, antara lain tes soken, tes kelentukan, tes eksplosive power, tes lari 30 meter, dan tes multi state.

Wakil Ketua Umum II KONI DIJ Rumpis Agus Sudarko menjelaskan, kegiatan tes fisik digelar untuk melihat perkembangan fisik para atlet. Sekaligus mengevaluasi keberhasilan program latihan yang dijalani. “Kalau dari pengamatan, ada peningkatan kondisi fisiknya, cukup bagus. Tapi kami tetap akan menunggu hasil evaluasi resmi dari tim FIK UNY yang melakukan tes fisik tersebut,” kata Rumpis, Senin (21/6).

Rumpis mengatakan, dari 133 atlet, beberapa di antaranya harus absen lantaran tengah berada di luar kota. “Sebagaian besar atlet yang tidak datang karena sedang pelatnas. Jadi kami rasa kondisi mereka tetap terjaga karena mendapat pelatihan yang lebih maksimal di level nasional,” ujarnya. Nah, rencananya setelah hasil tes keluar, KONI DIJ akan mengundang seluruh pelatih untuk memberikan evaluasi atas kondisi para atlet.

Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto berharap atlet tetap dalam kondisi prima. Sedangkan pelatih diimbau untuk terus memantau kondisi terkini para atletnya. Sehingga persoalan yang menjadi kekurangan, dapat segera diatasi.

Saat ini, ada 19 cabor / 24 subcabor yang tergabung dalam puslatda PON XX DIJ. Meliputi atletik, balap motor, billiar, bola voli pantai, menembak, panahan, pencak silat, renang artistik, sepatu roda, terbang layang, terjun payung, dan aeromodelling.

Kemudian binaraga, catur, gantolle, judo, kempo, panjat tebing, polo air, rugby, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, wushu, dan renang perairan terbuka. Secara keseluruhan DIJ akan memberangkatkan 195 kontingen. Dengan rincian 141 atlet dan 54 pelatih. (ard/bah)

Jogja Sport