RADAR JOGJA – David Singleton resmi meninggalkan KAI Bima Perkasa Jogja (BPJ). Pelatih asal Amerika itu memilih mengundurkan diri usai mengantarkan BPJ ke babak play off IBL 2021. Alasannya, karena ingin mencari tantangan baru.

Surat pengunduran diri tersebut sudah disampaikan langsung kepada Presiden klub BPJ Edy Wibowo beberapa waktu lalu. Terkait mundurnya David, Edy menanggapinya dengan santai. “Ya, setelah final IBL, David mengundurkan diri karena alasannya memperluas karier. Saya legawa dengan permintaannya,” kata Edy Senin (21/6).

David sendiri didatangkan BPJ pada 27 November 2020. Dia menggantikan Raoul Miguel Hadinoto yang kontraknya tidak diperpanjang tim kebanggaan Kanca Bima itu. Meski singkat, klub berterimakasih atas dedikasi dan mendoakan David sukses di masa depan.

“Semoga dia sukses ke manapun berlabuh. Para pemain juga profesional menyikapi kepergiannya. Kami akan membangun tim yang tak kalah kuatnya seperti musim lalu,” ucap Edy.

Sebelum menukangi BPJ, David sempat melatih Pacific Caesar Surabaya. Namun namanya makin populer saat membesut satu-satunya tim DIJ di IBL itu. Bahkan, pelatih 37 tahun itu diganjar predikat sebagai pelatih terbaik IBL 2021.

Selain itu, David juga mampu mengeluarkan potensi sejumlah pemain seperti Ali Mustofa dan rookie Samuel Devin. Di tangan David pula Azzaryan Pradhitya dan Indra Muhammad menjadi mesin gol selama fase reguler IBL.

Sementara itu, David belum memberikan keterangan resmi soal pengunduran dirinya. Termasuk soal rumor kepindahannya ke Prawira Bandung, dia memilih bungkam. Saat ini ia masih berada di Kanada mengarsiteki Fraser Valley Bandit di Canadian Elite Basketball League (CEBL). (ard/laz)

Jogja Sport