RADAR JOGJA – Delapan tim mengajukan diri menjadi tuan rumah babak penyisihan grup Liga 2 2021. Tapi tak terdapat PSIM Jogja di antaranya. Itu karena home base Stadion Mandala Krida belum memenuhi standar kelayakan penyelenggaran pertandingan.

Media Officer (MO) PSIM Ditya Fajar Rizkizha mengatakan, PSIM memang sejak awal tak berminat manjadi tuan rumah babak penyisihan grup Liga 2. Manajemen klub berjuluk Laskar Mataram itu menyebut seharusnya pertandingan dilakukan di tempat netral. “Jadi selain untuk fairness, pertandingan di tempat netral juga memperkecil kerumunan massa yang berpotensi terhadap pelanggaran protokol kesehatan,” ujarnya kepada Radar Jogja, Jumat (18/6).

Untuk menjadi tuan rumah Liga 2, ada persyaratan penting yang harus dipenuhi klub. Salah satunya wajib memiliki stadion yang mendukung secara infrastruktur. Sedangkan, Stadion Mandala Krida yang notabene markas PSIM jelas tidak memenuhi standar lantaran stadion berkapasitas 35 ribu penonton itu belum dilengkapi lampu penerangan. Mirisnya lagi, stadion tersebut juga tengah menjadi sorotan terkait kasus dugaan korupsi proyek renovasi stadion pada APBD TA 2016-2017.

Di sisi lain, sebagai persiapan menghadapi kompetisi, PSIM diagendakan melakukan uji coba melawan tim Liga 1, PSIS Semarang. Rencananya, laga ini dihelat di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah. “Kalau rencana sih akhir bulan ini. Tapi tanggalnya masih belum dapat pastinya,” kata Ditya.

Selain melawan tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu, lanjut Ditya, PSIM juga akan menjajal kekuatan sesama tim Liga 2, Persekat Tegal. Lantas, apakah skuad PSIM bakal menetap beberapa hari sekaligus melanjutkan TC berjalan di Kota Atlas? “Belum tahu juga, apakah setelah lawan PSIS kami stay di sana atau balik ke Jogja dulu,” jelasnya.

Selain PSIM, kebetulan PSIS memang merancang beberapa kali uji coba dengan tim-tim Liga 2. Sebut saja Persekat Tegal, Sulut United, dan PSKC Cimahi.

Uji coba sangat dibutuhkan Laskar Mataram untuk menguji kekuatan tim. Mengingat waktu menuju kick off Liga 2 tinggal menyisakan sebulan lagi. Karena waktu yang mepet, saat ini Yoga Pratama cs terus digeber latihan di Lapangan Kenari, Kota Jogja.

Sebelumnya, tim besutan Seto Nurdiyantara itu sudah melakoni empat kali uji coba. Melawan PSG Pati, Barito Putera, dan dua kali menghadapi Bali United. Dalam empat laga tersebut, PSIM meraih hasil yang cukup positif. Menang dua kali, kalah dan imbang sekali. Mereka mencetak tujuh gol dan kebobolan enam gol. Seto sendiri mengaku senang melihat perkembangan anak asuhnya itu.

“Ya kalau dari sisi hasil hal yang positif kan masih terus sebagai evaluasi juga, artinya mudah-mudahan mental pemain semakin tumbuh,” ucap pelatih berlisensi AFC Pro itu. (ard/pra)

Jogja Sport