RADAR JOGJA – KONI DIJ semakin serius dalam mengembangkan olahraga prestasi di. Salah satunya dengan mempersiapkan program pembinaan prestasi jangka panjang beruda Grand Design Olahraga (GDO). Dalam hal ini mereka akan mengajak stakeholder terkait, seperti Pemprov DIJ DIJ, Pengda cabor, badan fungsional keolahragaan, dan KONI kabupaten/Kota.

Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto mengatakan, GDO diperlukan sebagai arah dan pedoman pembinaan prestasi jangka panjang hingga 2031. Sekaligus untuk menopang Indonesia sebagai tuan rumah olimpiade 2032. “Untuk mewujudkannya dapat diawali dengan pemanduan bakat hingga pengembangan bakat yang dilakukan secara terpadu melalui triple track system program,” kata Djoko Pekik, Senin (7/6).

Triple track system program antara lain meliputi pembinaan prestasi reguler melalui klub-klub olahraga yang dibina oleh pengda cabor. Kemudian, pembinaan prestasi jalur sekolah yang dibina oleh BPO Disdikpora DIJ, seperti Kelas Khusus Olahraga (KKO), Pembinaan Atlet Berprestasi (PAB), serta Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP). Lalu, jalur pembinaan prestasi yang dibina oleh KONI DIJ melalui program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Pra-PON dan Puslatda PON berkelanjutan.

Adanya GDO, diharapkan peringkat DIJ semakin meningkat pada PON 2024, 2028, 2032, dan seterusnya. Juga jumlah atlet DIJ yang masuk Pelatnas multievent seperti SEA Games, ASIAN Games, dan Olimpiade semakin banyak. Serta orientasi pembinaan prestasi bertahap dan berkelanjutan menuju prestasi dunia. “Dalam hal ini pembinaan kabupaten/kota tidak hanya berhenti sampai Porda saja,” ujar Djoko Pekik.

Di luar itu, hal lain yang diharapkan menjadi pendukung terwujudnya prestasi DIJ di kancah internasional. Seperti ketersediaan pelatih berkualitas baik yang berlisensi nasional maupun internasional. Dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Olahraga pada semua jenjang pembinaan. Serta adanya sarana dan prasarana latihan berkualitas yang disediakan Pemprov DIJ.

Yang tak kalah penting, kata Djoko yaitu terdapat kompetisi berjenjang dan berkelanjutan pada semua cabor. “Kunci sukses GDO pembinaan prestasi DIJ menuju kancah dunia adalah kerja sama yang terjalin baik antara KONI DIJ dan anggota, Pemprov DIJ, dinas terkait, DPRD DIJ, sekolah, perguruan tinggi, dan seluruh masyarakat DIJ,” paparnya. (ard/pra)

Jogja Sport