RADAR JOGJA – Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DIJ bertekad memajukan olahraga catur di Kota Gudeg. Sejumlah program pun tengah digodog oleh Pengda Percasi. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Pengda Percasi DIJ Bambang Wisnu Handoyo.

Bambang mengatakan, ada tiga hal penting yang menjadi fokus Pengda Percasi DIJ. Di antaranya pembentukan klub oleh masing-masing pengurus kabupaten dan kota. Kemudian, pengadaan sekolah catur untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi. Baik secara bakat maupun akademis. Dan terakhir yakni aktif menggelar turnamen catur di level kabupaten/kota hingga provinsi.

Hal-hal tersebut juga yang ditekankan Bambang dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengda Percasi pada Selasa (1/6) lalu di Hotel Ruba Graha. Adapun rakerda digelar sekaligus untuk menyusun buku kerja. Yang nantinya, memuat kegiatan Pengda Percasi disepanjang 2021 dan kegiatan pada 2022 mendatang.

Hanya, Bambang berujar, kegiatan di luar buku kerja tersebut tidak boleh digelar oleh Pengda Percasi DIJ. “Sebetulnya saya pengen saklek, kegiatan itu tidak ada di buku kerja, itu tidak jadi prioritas. Tapi yang jadi prioritas Percasi DIJ adalah apa-apa yang tertera di dalam buku kerja itu,” ujarnya.

Ketua Panitia Rakerda Pengda Percasi DIJ Eko Nugroho menambahkan, Rakerda merupakan amanat dari AD/ART Percasi pasal 61. Selain peserta pengurus Pengda Percasi, juga diikuti perwakilan masing-masing pengurus kabupaten dan kota se-DIJ. Termasuk Pengkab Bantul dan Gunungkidul yang belum lama terbentuk pengurus barunya.

Soal pembinaan jangka panjang, Wakil Ketua I KONI DIJ Pramana menuturkan, tahun depan KONI DIJ bakal merancang program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Kualifikasi Pra-PON. Yang nantinya di proyeksikan untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024.

“Sehingga melalui buku kerja yang dihasilkan oleh Percasi DIJ, dapat dicantumkan pula program tersebut,” paparnya.

Di luar itu, Pramana juga mengimbau kepada Percasi DIJ untuk segera mencairkan dana untuk kebutuhan atlet dan pelatih Puslatda PON DIJ. Dana tersebut meliputi kebutuhan kegiatan try out, seragam tanding, hingga sewa tempat latihan. Sebagai informasi, saat ini ada satu pecatur DIJ atas nama M. Kahfi Maulana yang akan bertanding di PON XX Papua, Oktober 2021. (ard/bah)

Jogja Sport