RADAR JOGJA – Sejumlah progam sudah disiapkan Wahyudi Kurniawan jika terpilih kembali sebagai Ketua Umum Askab PSSI Sleman periode 2021-2025. Satu di antaranya yakni menggelar kompetisi pada 2022 mendatang. Sekaligus membidik dua emas futsal dan sepak bola dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIJ 2022.

Wahyudi mengatakan, roh pembinaan sepak bola di Kabupaten Sleman adalah kompetisi. Selain itu, sinergi juga dibutuhkan oleh Askab PSSI Sleman dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Utamanya untuk dapat menjalankan seluruh program organisasi di kepengurusan yang baru. “Sinergi dengan Pemkab, masyarakat, dan teman-teman di eksekutif maupun legislatif. Itu sangat penting menurut saya,” ujar Wahyudi baru-baru ini.

Soal penyelenggaraan kompetisi 2022, pihaknya bakal berusaha agar bisa terwujud. Terlebih pada April lalu, Sleman sukses menjadi tuan rumah Piala Menpora, yang tentunya ini jadi angin segar bagi Askab PSSI Sleman. “Kami tidak berjanji, tapi jika berjalan sama-sama kami berharap kompetisi bisa jalan. Ya, semoga bisa tercapai, apalagi Liga 1 dan Liga 2 segera digelar oleh PSSI,” katanya.

Disinggung soal dirinya yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua di Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIJ, Wahyudi menanggapinya dengan santai. Sebab, lanjut dia, tak ada aturan perihal rangkap jabatan dalam statuta. “Bagi saya, untuk kemanfaatan yang lebih banyak kenapa tidak. Nanti, jika kami kembali diberikan mandat untuk kembali memimpin Askab PSSI Sleman, harapan kami sama yakni bekerjasama lagi dengan semua pihak untuk sepak bola Sleman,” tegasnya.

Seperti diketahui, Wahyudi yang berpasangan dengan Handoko Susanto itu bakal maju dalam pemilihan di Kongres Askab PSSI Sleman, 6 Juni mendatang. Selain keduanya, satu kandidat lain yang mencalonkan diri sebagai Ketua Umum yakni Tri Basuki dan calom Wakil Ketua Umum, Marcellius Raditya.

Karena pandemi, Kongres dipastikan digelar dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Panitia Kongres juga telah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Sleman. Aula Bappeda Sleman bakal jadi tempat digelarnya Kongres karena dinilai cukup representatif yang dihadiri sekitar 100 orang. (ard/yog)

Jogja Sport