RADAR JOGJA- Manajemen PT Putra Sleman Sembada memulai pembangunan training center pada hari Selasa, (2/6)  di lapangan Macanan, Prambanan.

Direktur Keuangan PSS Sleman, Andy Wardhana, menuturkan pembangunan dimulai dari pembenahan rumput untuk lapangan. Proses ini kurang lebih memakan waktu 6 bulan. Kita berharap proses pembangunan berjalan lancar, dan ini sangat membantu pengembangan PSS ke depannya,

“Di tempat ini kita juga bisa mengadakan berbagai macam kegiatan, misalnya turnamen untuk pemain-pemain junior, kompetisi antar SSB dan kegiatan pengembangan Super Elja Method,”ujarnya.

Selain membidik peningkatan kualitas bagi pemain muda Super Elja, Andy Wardhana juga siap mengembangkan Youth Development Center dari sisi bisnis pengembangan sepakbola.

“Kita bisa mengadakan coaching class berbayar untuk pemain junior. Kita juga bisa melakukan kolaborasi dengan Sekolah Sepakbola (SSB) yang berada di sekitar kita,” ungkapnya.

Pria berkacamata ini juga berencana menggandeng sponsor untuk melakukan kerjasama melalui kegiatan-kegiatan yang diadakan di komplek training center PSS.

“Tentunya saja PSS akan sangat terbuka bagi sponsor untuk ikut berpartisipasi, yakni menjadi sponsor kegiatan ataupun untuk branding lapangan Macanan itu sendiri,” tuturnya.

Andy menambahkan, secara bertahap, PSS juga berencana melengkapi fasilitas berupa ruangan yang berfungsi sebagai kegiatan coaching clinic atau pelatihan, ruang ganti bagi pemain, tribun penonton kapasitas 100 orang dan mini cafe.

Meraih prestasi nasional dan internasional menjadi target pengembangan pemain muda PSS di training center.

“Saya sangat berharap melalui tempat ini prestasi para Elang Muda dapat lebih ditingkatkan lagi ruang lingkupnya.

Kehadiran Development Training Ground ini kelak akan dikembangkan menjadi bisnis unit baru di bawah PSS, sekaligus melengkapi puzzle dalam roadmap menuju IPO 2022,”tegasnya. (sky)

Jogja Sport