RADAR JOGJA – PB PON, KONI Pusat, dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI masih belum memperbolehkan atlet Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) dibawah umur menjalani vaksinasi. Utamanya bagi atlet di bawah 18 tahun. Padahal vaksinasi menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi kontingen PON XX Papua, Oktober mendatang.

Nah, perihal masalah tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) bakal berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Ketua Umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto mengatakan, hal tersebut urgen karena pelaksanaan PON semakin dekat. Terlebih, kata Djoko Pekik, Dinkes Provinsi maupun Kota belum berani memberikan vaksinasi karena instruksinya harus di atas usia 18 tahun.

“Kita masih ada PR, memang para atlet yang masih berusia di bawah 18 tahun, belum boleh vaksin. Nanti tetap akan kami koordinasikan utamanya dengan PB PON, KONI Pusat, dan Kementerian Kesehatan,” katanya, kemarin (30/5).

Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu berharap para atlet segera mendapatkan vaksinasi. Apalagi, saat ini persiapan sudah masuk periode pra kompetisi. “Mereka juga akan jalani try out dan sebagainya, sehingga harapan kami semua bisa tervaksin,” ujarnya.

Saat ini ada sekitar sepuluh atlet DIJ yang di bawah 18 tahun, di antaranya cabang olahraga (cabor) sepatu roda, panahan, dan renang indah.

Seperti diketahui, sebelumnya kontingen DIJ telah menjalani vaksinasi pada 9 April dan 7 Mei di Grha Pradipta Jogja Expo Center (JEC). Vaksinasi diikuti atlet/pelatih Puslatda dan ofisial yang berangkat ke Papua.

Sementara pada kloter kedua yang di Lippo Plaza Jogja pada Sabtu (29/5) diikuti 91 orang, meliputi atlet longlist, pelatih, sparring partner atlet, mekanik, masseur, karyawan hingga pengurus KONI DIJ.

“Tapi ada beberapa belum bisa ikut karena seperti atlet longlist yang masih di bawah 18 tahun, sakit, ada juga atlet voli pantai longlist yang baru try out di Sidoarjo dan mekanik balap motor yang baru di luar kota,” jelas Anggota Bidang Pembibitan dan Pembinaan Prestasi KONI DIJ Wesley Heince Parera Tauntu. (ard/bah)

Jogja Sport